Siapkan Diri dengan Mengetahui 4 Syarat Daftar BPJS Ini!

Syarat BPJS Kesehatan

Setelah mengetahui pentingnya memiliki kartu BPJS Kesehatan, ada baiknya kita mempelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar BPJS. Adanya syarat ini bertujuan agar proses pendaftaran menjadi lebih lancar dan tidak terjadi kesalahan dalam mengurus administrasi. Berikut adalah empat kategori peserta BPJS Kesehatan dan syarat-syaratnya:

1. Non-pekerja

Kategori ini berlaku untuk siapa saja yang masih berusia di bawah 18 tahun atau masih menempuh pendidikan, sehingga belum memiliki pekerjaan tetap. Dalam hal ini, pelajar dan mahasiswa juga termasuk dalam kategori non-pekerja dan sudah bisa memenuhi syarat daftar BPJS dengan menyiapkan beberapa dokumen. Dokumen yang harus disiapkan antara lain adalah KTP, KK, nomor HP yang aktif, alamat email yang masih aktif, buku rekening tabungan, dan pas foto berukuran 3×4.

Dengan mengumpulkan dokumen-dokumen tersebut, kamu akan siap untuk mendaftar BPJS Kesehatan dan mendapatkan jaminan kesehatan yang dijamin oleh pemerintah.

2. Penerima upah

Klasifikasi peserta penerima upah berlaku untuk pegawai swasta maupun pekerja lepas yang sudah memiliki sumber pemasukan sendiri. Syarat daftar BPJS untuk kategori ini tidak berbeda jauh dengan kategori non-pekerja, namun ada beberapa dokumen tambahan yang harus disiapkan. Selain dokumen seperti KTP, KK, nomor HP, alamat email, buku rekening tabungan, dan pas foto, peserta juga harus memiliki nomor NPWP dan melakukan setoran awal paling lambat sebulan setelah mendaftar.

Dengan adanya setoran awal ini, peserta penerima upah akan mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan yang sama dengan peserta lainnya. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi syarat-syarat tersebut agar dapat mengikuti program BPJS Kesehatan dengan baik.

BACA JUGA :  Alarm Token Listrik Berisik? Ini 3 Cara Mematikannya!

3. Penyelenggara negara

Syarat daftar BPJS untuk kategori penyelenggara negara sedikit berbeda dengan kategori sebelumnya. Kategori ini mencakup personel ASN, polisi, tentara, pejabat negara, dan kepala desa. Selain dokumen yang sudah disebutkan sebelumnya seperti KTP, KK, nomor HP, alamat email, buku rekening tabungan, dan pas foto, peserta dalam kategori ini juga harus menyertakan surat keterangan atau sertifikat resmi yang menyatakan pangkat terakhir, daftar gaji, dan surat keputusan janda/duda/anak yatim piatu.

Dokumen tambahan ini diperlukan untuk memverifikasi status dan jabatan peserta dalam kategori penyelenggara negara. Dengan demikian, peserta dalam kategori ini juga akan mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan yang sama dengan peserta lainnya.

4. Bayi baru lahir

Kategori peserta BPJS Kesehatan yang terakhir adalah bayi baru lahir. Seiring dengan perkembangan zaman, bayi baru lahir juga bisa didaftarkan sebagai peserta BPJS. Syarat daftar BPJS untuk kategori ini sangatlah mudah. Ibu dari bayi tersebut hanya perlu membayar iuran BPJS paling lambat 28 hari sejak melahirkan. Selain itu, ibu juga wajib melakukan pemutakhiran NIK untuk bayi baru lahir melalui kantor Dukcapil sebelum bayi mencapai usia tiga bulan.

Dengan melakukan pendaftaran BPJS untuk bayi baru lahir, bayi tersebut akan mendapatkan jaminan kesehatan yang sama dengan peserta lainnya. Hal ini sangat penting untuk memastikan kesehatan bayi dan memberikan perlindungan yang lebih baik sejak dini.

Dalam proses pendaftaran BPJS Kesehatan, sangat penting untuk memenuhi semua syarat-syarat yang telah ditentukan. Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, peserta akan mendapatkan semua manfaat yang berhak diterima oleh anggota BPJS Kesehatan. Setelah mendaftar, peserta juga harus membayar iuran dengan tepat waktu agar tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal. Untuk memudahkan pembayaran iuran BPJS, ada aplikasi sobatcloud.com yang dapat digunakan untuk mengecek tagihan dan melunasi pembayaran secara online. Dengan menggunakan aplikasi ini, pembayaran iuran BPJS menjadi lebih mudah dan efisien.

BACA JUGA :  Jangan Khawatir, Ini Cara Menambahkan Keluarga di Edabu BPJS Kesehatan

Cara Daftar BPJS

Setelah mengetahui syarat-syarat untuk mendaftar BPJS Kesehatan, selanjutnya adalah mempelajari cara mendaftar BPJS. Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat, cara mendaftar BPJS menjadi lebih mudah dan praktis. Berikut adalah beberapa cara mendaftar BPJS yang bisa kamu pilih sesuai dengan preferensi dan kebutuhanmu:

1. Melalui aplikasi smartphone

Cara daftar BPJS yang pertama adalah melalui aplikasi smartphone. Cara ini sangat praktis karena kamu hanya memerlukan smartphone dan koneksi internet yang memadai. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Dapatkan versi terbaru aplikasi Mobile JKN dari App Store atau Play Store.
2. Buka aplikasi Mobile JKN dan tekan tombol “Pendaftaran Peserta Baru”.
3. Masukkan NIK pada KTP dan nama.
4. Isi nomor HP dan alamat email yang aktif saat diminta.
5. Simpan nomor registrasi dan virtual account yang diterima via email.
6. Lakukan pembayaran awal sesuai metode yang dipilih.
7. Simpan e-ID kartu BPJS kamu.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat melakukan pendaftaran BPJS dengan mudah dan praktis melalui aplikasi smartphone. Hal ini memungkinkan kamu untuk mengurus administrasi tanpa harus datang ke kantor BPJS.

2. Melalui layanan support BPJS

Jika kamu lebih memilih untuk mendapatkan bantuan dari staf BPJS tanpa harus keluar rumah, kamu bisa mencoba cara daftar BPJS melalui layanan support BPJS. Caranya adalah dengan menghubungi care center BPJS di nomor 1-500-400. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Lengkapi data dari syarat daftar BPJS.
2. Pilih kelas perawatan yang diinginkan.
3. Pilih fasilitas kesehatan yang dekat dengan lokasimu.
4. Simpan nomor pembayaran dan virtual account untuk iuran awal dari email.
5. Selesaikan pembayaran awal.
6. Tunggu enam hari kerja sampai kartu BPJS dikirimkan ke alamatmu.

BACA JUGA :  Daftar Harga Pulsa Terlengkap Semua Operator

Dengan menggunakan layanan support BPJS, kamu dapat memperoleh bantuan dari staf BPJS dalam proses pendaftaran. Hal ini sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan panduan lebih lanjut dalam mengurus administrasi BPJS.

3. Melalui kantor BPJS terdekat

Bagi kamu yang lebih suka melakukan pendaftaran secara offline, kamu dapat mendatangi kantor BPJS terdekat dengan alamatmu. Caranya adalah dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

1. Siapkan dokumen pendaftaran yang dibutuhkan.
2. Isi formulir pendaftaran yang disediakan.
3. Ambil nomor virtual account dari teller BPJS.
4. Lakukan pembayaran iuran awal melalui bank.
5. Serahkan bukti pembayaran kepada staf BPJS.
6. Dapatkan kartu BPJS yang telah dicetak dari staf.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat melakukan pendaftaran BPJS secara offline dan langsung mendapatkan kartu BPJS yang telah dicetak. Proses ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan kartu BPJS dengan mudah dan cepat.

Dalam memilih cara mendaftar BPJS yang sesuai dengan kebutuhanmu, pastikan untuk memenuhi semua syarat-syarat yang telah ditentukan. Dengan melakukan pendaftaran BPJS, kamu akan mendapatkan jaminan kesehatan yang dijamin oleh pemerintah. Selain itu, pastikan juga untuk membayar iuran BPJS dengan tepat waktu agar tetap mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *