Rumus Tegangan Tali

Artikel ini membahas dan mempelajari rumus tegangan tali disertai dengan contoh soal dan pembahasannya.

Apa kabar temen-temen sobatcloud.com? Sesuai dengan judulnya, kita bakalan ngebahas rumus tegangan tali. Temen-temen tenang dan santai aja, yang tegang talinya kalau kalian mah ga usah ikutan tegang! Kalau udah relax, yuk dibaca artikelnya sampai akhir.

Gaya Tegangan Tali

Rumus Tegangan Tali
Dok: Unsplash

Sebelum masuk ke rumus tegangan tali, kita harus pahamin dulu nih konsep gaya tegangan tali. Gaya tegangan tali adalah gaya yang bekerja pada tali ketika tali tersebut tegang, gaya tegangan tali ini bekerja pada ujung-ujung tali karena reaksi gaya luar. Kalau talinya ga punya gaya tegangan, ya bayangin aja talinya jadi kendor dan lemes gitu guys. Oh sama penting nih, materi rumus gaya tegangan tali masih berhubungan sama Hukum Newton, jadi buat temen-temen yang udah lupa atau masih bingung bisa dibaca dulu biar ga pusing.

Rumus Tegangan Tali

Oke kita langsung lompat aja ke rumus tegangan tali. Temen-temen perhatiin baik-baik ya, tenang nanti gua jelasin lebih lanjut!

ΣF = m.a

Jadi gua mau jelasin mulai dari simbolnya, di sini ΣF (sigma F) adalah resultan gaya yang bekerja (N) pada benda, sementara m adalah massa benda (kg)  dan a adalah percepatan benda (m/s²). Oke buat bantu temen-temen semakin mudah belajarnya, gua bakalan jelasin lagi rumus tegangan tali dari arah gerak benda tersebut melalui contoh soal berikut.

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal 1 – Gerak Arah Horizontal

Rumus Tegangan Tali

Diketahui benda A dan B memiliki massa berturut-turut sebesar 3 kg dan 7 kg. Dari kedua benda tersebut ditarik tali yang arahnya berlawanan. Gaya yang diberikan pada kedua benda tersebut sebesar 50 N, sehingga benda dapat bergerak. Tentukan gaya tegang tegang talinya!

BACA JUGA :  Klasifikasi Tumbuhan Paku Pteridophyta, Ciri-Ciri & Contohnya

Pembahasan:

Diketahui: 

mA = 3 kg, 

mB = 7 kg, 

F = 50 N. 

Gaya ke kanan berarti positif, sedangkan gaya ke kiri berarti negatif. 

Ditanya: T

Jawab:

ΣF = m.a 

ΣF = F – T

Benda A: F – T = mA.a 

Benda B: T = mB.a 

Kemudian kita masukkan angkanya, menjadi:

A : 50 -T = 3.a

B:          T = 7.a +

50 = 10a

a = 5 m/s²

Tegangan tali:

T = mB.a

T = 7.5 = 35 N

Jadi gaya tegang tali tersebut adalah 35 N

Contoh Soal 2 – Gerak Arah Vertikal

Pada sebuah hotel, terdapat elevator dengan massa sebesar 600 kg bergerak ke atas (veritkal) dari keadaan diam dengan percepatan 3 m/s². Berapakah tegangan tali penarik elevator tersebut jika percepatan gravitasi adalah 10 m/s² ?

Pembahasan:

Diketahui: 

m = 600 kg

a = 3 m/s²

g = 10 m/s²

Ditanya: T

Jawab:

∑F = m.a

Elevator bergerak ke atas maka:

T – w = m.a  

T = m.g + m.a

T = m (g + a)

T = 600 (10 + 3)

T = 7800 N

Jadi gaya tegangan tali penarik elevator tersebut adalah 7800 N

Nah gitu deh penjelasan tentang rumus tegangan tali temen-temen. Semoga bisa ngebantu kalian ya! Kalau ada pertanyaan atau saran, kalian bisa langsung aja tulis di kolom komentar. Jangan lupa buat cek materi-materi berikut untuk lanjut belajar fisika!

Pembahasan Materi Dinamika Partikel dan Hukum Newton

Materi Fisika SMA: Hukum Gravitasi Newton

Rumus Energi Kinetik dalam Fisika


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *