Pertumbuhan Primer dan Sekunder Tumbuhan – Materi Biologi Kelas 11

Hai pembaca sobatcloud.com! Ketemu lagi sama gue, kali ini gue akan mengupas tuntas tentang materi pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan. 

Elo pernah gak sih kepikiran, kalo rata-rata pertumbuhan tinggi manusia berhenti di umur 20-21 tahun. Coba deh bayangin setinggi apa manusia kalo kita bisa bertambah tinggi seumur hidup atau kira-kira selama 70 tahun? Pasti tinggi manusia bisa mengalahkan titan di anime Attack on Titan tuh. 

Tapi sayangnya pertumbuhan manusia dibatasi, begitu juga dengan hewan. Tapi, ada makhluk hidup yang bisa terus bertumbuh selama hidupnya lho. Yak, pasti elo udah bisa nebak kalau makhluk hidup yang gue maksud adalah tumbuhan.

Kalo dibandingkan dengan pertumbuhan pada manusia dan hewan, makhluk hidup yang satu ini memiliki dua jenis pertumbuhan yaitu pertumbuhan primer dan sekunder pada tumbuhan. 

Dan yang termasuk pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan pada bagian-bagian yang ditandai dengan penambahan ketinggian tumbuhan. 

Nah selain tinggi apa lagi sih yang bisa tumbuh? dan apa sebenarnya perbedaan antara pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan?

Kalo elo penasaran, artinya elo harus simak artikel ini untuk mengenal pertumbuhan para plantae berikut ini!

Apa itu Pertumbuhan?

Tapi, sebelum gue lebih jauh membahas materi pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan, ada baiknya elo memahami dulu pengertian dasar dari pertumbuhan.

Kalo gue tanya, apa sih artinya pertumbuhan menurut elo? Kalau elo punya jawaban yang kurang lebih menggambarkan pertumbuhan sebagai proses dari kecil menjadi besar, elo sudah benar, tapi masih bisa lebih dilengkapi nih. 

Menurut Purnamasari dalam Modul Pembelajaran SMA Biologi (2020), pertumbuhan adalah proses pertambahan tinggi, berat, volume, atau massa tubuh pada makhluk hidup yang bersifat kuantitatif (dapat diukur dan dihitung dengan angka) dan irreversible (tidak dapat balik ke kondisi semula). 

Jadi, jika suatu tumbuhan mengalami penambahan ukuran pada tinggi, lebar, atau beratnya, maka tumbuhan itu mengalami pertumbuhan.

Ilustrasi Pertumbuhan Tumbuhan (Foto: www.freepik.com by pch.vector)
Ilustrasi Pertumbuhan pada Tumbuhan (dok: pch.vector on Freepik)

Di awal artikel, gue sempet mention kalau tumbuhan itu bertumbuh selama hidupnya. Tapi pertanyaannya, emangnya umur tumbuhan sampai berapa sih? 

Umur tumbuhan ternyata berbeda-beda, dan tumbuhan yang hanya hidup selama satu tahun atau satu musim yang biasanya disebut dengan tanaman annual, ada yang hidup untuk dua tahun yaitu tanaman biennial, dan ada juga yang bisa hidup lebih dari dua tahun bahkan hingga ribuan tahun yaitu tanaman perennial.  

Nah, karena elo sudah tahu apa itu pertumbuhan, nanti gue lanjut mengenal tentang pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan! Sekarang, download sobatcloud.com App dulu yuk!

BACA JUGA :  Perseroan Terbatas (PT) – Pengertian, Ciri, Karakteristik, dan Contohnya

Baca Juga Artikel Lainnya

Mengenal Struktur dan Fungsi Tumbuhan – Materi IPA Kelas 8

6 Jenis Jaringan Tumbuhan: Materi Biologi Kelas 11

Apa Itu Tumbuhan Lumut (Bryophyta)?

Pertumbuhan Primer pada Tumbuhan

Pertama-tama apa sih pengertian pertumbuhan primer itu? Primer dalam bahasa artinya adalah utama, artinya ini adalah jenis pertumbuhan yang menyangkut organ-organ utama pada awal hidup tumbuhan. 

Pertumbuhan primer pada tumbuhan adalah pertumbuhan yang terjadi pada bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti pucuk atau pokok batang dan cabang, dan pemanjangan ujung akar disebabkan aktivitas meristem apikal.

Pertumbuhan primer ini merupakan hasil dari pembelahan sel-sel meristem apikal (meristem ujung) yang merupakan daerah pusat pembelahan sel-sel.

Meristem Apikal pada Ujung Batang (Foto: sumber.belajar.kemdikbud.go.id)
Meristem Apikal pada Ujung Batang (dok: sumber.belajar.kemdikbud.go.id)

Elo sudah tahu nih apa itu pengertian pertumbuhan primer, sekarang gue akan membahas bagaimana terjadinya pertumbuhan primer pada tumbuhan ya. 

Pertumbuhan primer pada tumbuhan ini dimulai dari pembelahan sel yang ada di meristem apikal. 

Pembelahan meristem apikal atau meristem ujung ini ini akan membentuk meristem primer.

Aktivitas meristem primer pada tumbuhan dapat mengakibatkan pertumbuhan primer yaitu pertumbuhan dengan arah vertikal (sumbu y). Suatu pertumbuhan primer pada tumbuhan menyebabkan pertambahan pada perpanjangan akar tumbuhan yang mendekati inti bumi (ke bawah) dan daun serta batang tumbuhan menjauhi inti bumi (ke atas). 

Meristem primer tumbuhan terdiri dari tiga jaringan primer yaitu:

Protoderm akan berkembang menjadi epidermis yang merupakan jaringan paling luar pada tumbuhan atau lapisan kulit terluar tumbuhan yang berguna sebagai pelindung jaringan dalam tumbuhan dan tempat pertukaran zat.

Prokambium akan membentuk pembuluh floem primer, alat pengangkut zat makanan yang dihasilkan dari proses fotosintesis tumbuhan dan xilem primer, alat pengangkut air serta zat-zat nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Meristem dasar akan berkembang membentuk jaringan dasar yang terdiri dari empulur yang dan korteks yang terdiri dari beberapa lapis sel parenkim.

Jaringan Epidermis pada Tumbuhan (Foto: www.amongguru.com)
Jaringan Epidermis pada Tumbuhan (Dok: Among Guru)
Struktur Tumbuhan Dikotil (Foto: www.dosenpendidikan.co.id)
Struktur Tumbuhan Dikotil (dok: Dosen Pendidikan)

Nah, dari penjelasan tentang contoh pertumbuhan primer di atas, dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri pertumbuhan primer adalah terjadi di ujung batang dan akar.

Pertumbuhan primer pada tumbuhan juga merupakan hasil dari pembelahan sel-sel embrionik di meristem apikal, hingga menyebabkan pertambahan tinggi pada tumbuhan.

Pertumbuhan Primer pada Ujung Akar

Pertumbuhan primer pada akar terbagi menjadi 3 zona, yaitu zona meristematik, zona elongasi, dan zona diferensiasi. 

Pertumbuhan akar pada masing-masing zona adalah sebagai berikut:

  • Zona meristematik atau zona pembelahan terletak di belakang tudung akar. Pemanjangan ujung akar disebabkan aktivitas meristem apikal dan meristem primer.
    Pembelahan sel-sel yang aktif pada zona ini berguna untuk memperbaiki sel-sel akar tumbuhan yang rusak di daerah ini.
  • Zona elongasi atau zona pemanjangan tersusun atas sel-sel dengan kemampuan untuk membesar dan memanjang. Zona ini berperan dalam memperpanjang struktur akar agar dapat menembus tanah lebih dalam.
  • Zona diferensiasi merupakan zona di mana sel-sel mengalami proses pendewasaan. Proses pendewasaan ini ditandai dengan terbentuknya jaringan-jaringan seperti korteks yang berasal dari jaringan dasar, epidermis dari protoderm, bulu-bulu akar dari modifikasi epidermis, dan xilem dan floem yang berasal dari prokambium. 
BACA JUGA :  Apa itu Populisme? – Bahas Teori Politik Populisme dalam Demokrasi

Sehingga jika diperhatikan, bagian ujung akar merupakan bagian yang masih mudah sedangkan semakin ke atas mendekati batang, akar sudah semakin dewasa dan memiliki bagian-bagian yang lengkap.

Pertumbuhan Primer Pada Akar Tumbuhan (Foto: www.gurupendidikan.co.id)
Pertumbuhan Primer Pada Akar Tumbuhan (Dok: Guru Pendidikan)

Pertumbuhan Primer pada Ujung Batang

Sama seperti pada bagian akar, zona pertumbuhan primer pada ujung batang pun juga dibagi menjadi tiga, yaitu:

  • Zona Meristematik atau Zona Pertumbuhan

Pada zona meristematik, pembelahan sel-sel pun terus terjadi pada ujung tunas yang biasanya disebut kuncup. 

Lalu sama dengan pada pertumbuhan akar, pada zona perpanjangan memiliki peran dalam perpanjangan batang namun ke arah langit.

Pada zona diferensiasi, pendewasaan sel-sel ditandai dengan terbentuknya xilem dan floem primer dari prokambium, epidermis dari protoderm, dan empulur dari modifikasi meristem dasar.

Zona Pertumbuhan Primer pada Ujung Batang (Foto: nuriloka29.wordpress)
Zona Pertumbuhan Primer pada Ujung Batang (dok: nuriloka29.wordpress)

Pertumbuhan Sekunder pada Tumbuhan

Secara bahasa, sekunder artinya adalah berkenaan dengan yang kedua atau tingkatan kedua. Setelah fase pertumbuhan primer, tumbuhan akan memiliki fase pertumbuhan sekunder. 

Bisa disimpulkan bahwa Pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan tanaman yang berkaitan dengan proses penambahan lebar (diameter pada tumbuhan).

Yang termasuk pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhan pada bagian bagian batang dan akar tumbuhan karena adanya aktivitas meristem lateral. 

Seperti yang udah gue mention tadi, jaringan meristematik yang berperan untuk pertumbuhan sekunder adalah meristem lateral atau nama lainnya meristem samping contohnya adalah sel-sel kambium vaskuler dan kambium gabus.

Kambium vaskuler dan gabus itu apa sih? 

Kambium vaskuler merupakan lapisan lapisan sel-sel di antara xilem dan floem yang aktif membelah. Aktivitas pembelahan sel kambium vaskuler ke arah luar akan membentuk floem.

Sedangkan kalau ke dalam akan membentuk xilem yang merupakan jaringan kayu. Lalu, kambium gabus atau disebut juga felogen merupakan jaringan kambium yang membentuk lapisan periderm atau pelindung. 

Pertumbuhannya yang ke luar akan membentuk felem atau lapisan gabus dan kalau ke dalam membentuk feloderm atau korteks sekunder. 

Untuk memperjelas proses pertumbuhan sekunder melalui aktivitas kambium vaskuler dan gabus kita tengok tabel di bawah ini yang menunjukan penjelasan prosesnya berdasarkan gambar berikut ini:

Pertumbuhan Sekunder pada Batang Tumbuhan Berkayu (Foto: rizanaamalia.blogspot.com) Pada gambar (a) 
Ditunjukkan jaringan hasil pertumbuhan primer yang jika dilihat dari bagian terluar batang terdapat lapisan epidermis, korteks, floem primer, kambium primer, kambium vaskuler atau pembuluh, xilem primer, dan terakhir adalah tempulur. 

Bisa dilihat bahwa pada tahap ini kambium vaskulernya belum mengalami modifikasi.

Pada gambar (b)
Dimulainya pertumbuhan sekunder dapat elo lihat dari pembelahan sel-sel kambium vaskuler yang membentuk xilem sekunder dan floem sekunder yang sebelumnya tidak ada.

Kalau pembaca sobatcloud.com perhatikan, dalam gambar (b) batang sudah lebih lebar dibandingkan dengan gambar (a). Pada tahap ini, lapisan epidermis juga mati dan hilang.

Pada gambar (c)
Elo akan melihat bahwa diameter batang tanaman bertambah lebar lagi.

Penambahan lebar dan tumbuh lingkar sekunder merupakan hasil aktivitas dari pembelahan kambium vaskuler yang diikuti dengan pembelahan kambium gabus guna menggantikan epidermis yang hilang pada tahap sebelumnya.

Melalui tabel di atas, gue harap elo sudah bisa lebih memahami tentang proses pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan ya, pembaca sobatcloud.com. 

BACA JUGA :  Pengertian Program Linear Beserta Grafik dan Contoh Soalnya

Bisa disimpulkan bahwa bahwa ciri ciri pertumbuhan sekunder adalah pertumbuhannya ke samping atau horizontal, merupakan hasil dari pembelahan kambium vaskuler dan kambium gabus, dan menghasilkan xilem dan floem sekunder, serta jaringan kulit yang baru. 

Adapun jenis tumbuhan tumbuhan yang mengalami pertumbuhan sekunder adalah tumbuhan dikotil (tumbuhan dengan biji berkeping dua) dan Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka). 

Contoh tumbuhan yang bukan merupakan pola pertumbuhan primer adalah: pohon mangga, alpukat, karet, singkong, serta tumbuhan semak dan liana atau tumbuhan merambat.

Cara Menghitung Umur Pohon dengan Lingkaran Tahun

pembaca sobatcloud.com pasti pernah melihat kayu yang dipotong secara horizontal dan terdapat motif garis-garis coklat tua berbentuk lingkaran pada tengahnya. Motif itu namanya adalah lingkaran tahun. 

Ternyata elo bisa lho menghitung umur sebuah pohon dari lingkaran tahun itu. Penampakan dari lingkaran tahun adalah seperti gambar di bawah ini nih:

Potongan Batang Tumbuhan Berkayu (Foto: www.unsplash.com by Atlas Kadrów)
Potongan Batang Tumbuhan Berkayu (dok: Atlas Kadrów on Unsplash)

Bagaimana bisa lingkaran tahun ini digunakan untuk menghitung umur sebuah pohon? 

Jadi, lingkaran ini merupakan lapisan-lapisan xilem sekunder. 

Lingkaran yang berwarna coklat muda merupakan xilem yang dihasilkan saat musim penghujan. Bagian yang berfungsi untuk pertumbuhan sekunder dan pengangkut air adalah xilem yang berfungsi untuk mengangkut mineral, maka ketika jumlah air yang diangkut berjumlah banyak, xilem akan menjadi lebih lebar dan warnanya lebih cerah. 

Sedangkan yang lingkaran berwarna gelap adalah xilem yang dihasilkan pada musim kemarau. 

Ya seperti yang bisa elo tebak, karena kadar air yang diangkut lebih sedikit, sehingga lingkarannya lebih sempit dan berwarna gelap.

Lalu, bagaimana cara menghitung lingkaran tahun tumbuhan? 

Karena satu kali musim kemarau dan musim penghujan dihitung satu tahun, maka umur pohon dapat dihitung dengan cara mengalikan jumlah lingkaran gelap dengan satu tahun. 

Maka umur pohon sama dengan jumlah lingkaran gelap yang ada pada tubuh pohon tersebut. 

Wah, nggak kerasa udah sampai akhir saja pembahasan gue kali ini tentang pertumbuhan primer dan sekunder tumbuhan. 

Semoga dari artikel ini elo bisa memahami pengertian, perbedaan hingga jenis tumbuhan yang mengalami pertumbuhan sekunder dan primer. 

Nah, mulai sekarang kalo elo melihat ada pohon yang ditebang, elo bisa mencoba menghitung umur pohon dengan melihat lingkar tahun pada batangnya. 

Oke, segitu dulu informasi yang bisa gue sampaikan. Oh iya, selain materi pertumbuhan primer dan sekunder pertumbuhan, elo juga bisa belajar materi Biologi lainnya yang dijamin lengkap dan udah terupdate dari sobatcloud.com, langsung klik aja banner di bawah ini ya!

Pertumbuhan Primer dan Sekunder Tumbuhan - Materi Biologi Kelas 11 17

O ya, pembaca sobatcloud.com! Elo bisa lihat info lengkap mengenai paket belajar sobatcloud.com dengan klik banner di bawah ini.

Pertumbuhan Primer dan Sekunder Tumbuhan - Materi Biologi Kelas 11 18
Klik banner di atas!

Referensi

Admin Among Guru. (2021, November 26). Jenis-jenis Jaringan Pada Tumbuhan dan Fungsinya Dilengkapi Gambar. Among guru. 
Budianti, R., Primaningtyas, S. P., & Tim Pengembang. (2019). Fungsi Jaringan Meristem. Jaringan Tumbuhan – Meristem. 
Purnamasari, A. (2020). Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas. XII KD.3 – Kemdikbud. Repositori Kemdikbud. 
Saifullah. (2020). Modul Pembelajaran SMA Biologi Kelas XI KD 3.3. Repositori Kemdikbud. 
UPI. (n.d.). Jaringan Pengangkut atau Jaringan Pembuluh – Direktori File Upi. Direktori FPMIPA.

Originally Published: December 1, 2021
Update by: Sabrina Mulia Rhamadanty & Arieni Mayesha


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *