Biar Makin Paham, Ketahui Perbedaan BPJS Kelas 1, 2, dan 3

1. Besaran Iuran

Perbedaan BPJS kelas 1, 2, dan 3 dapat ditinjau dari besaran iuran yang harus dibayarkan setiap bulan. Iuran BPJS Kesehatan merupakan kontribusi yang harus dibayarkan oleh peserta untuk dapat memperoleh manfaat dari asuransi kesehatan pemerintah ini. Besaran iuran yang harus dibayarkan setiap bulan berbeda-beda tergantung dari kelas yang dipilih.

a. BPJS Kelas 1

Jika kamu memilih BPJS kelas 1, besaran iuran yang harus dibayar sebesar Rp150.000 per bulan. Dengan membayar iuran sebesar ini, kamu akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Meskipun iuran BPJS kelas 1 ini tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang lain, namun manfaat yang didapatkan juga lebih besar.

b. BPJS Kelas 2

Untuk BPJS kelas 2, peserta BPJS Kesehatan wajib menyetorkan dana sebesar Rp100.000 setiap bulan. Dengan membayar iuran sebesar ini, kamu juga akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Meskipun iuran BPJS kelas 2 ini lebih rendah dibandingkan dengan kelas 1, namun manfaat yang didapatkan juga masih tergolong cukup baik.

c. BPJS Kelas 3

Kelas terendah dari BPJS Kesehatan adalah kelas 3. Untuk kelas ini, kamu hanya perlu membayar iuran sebesar Rp35.000 per bulan. Jumlah iuran awal untuk kelas 3 sebetulnya Rp42.000 per bulan. Akan tetapi, kelas ini kemudian diberikan keringanan sebesar Rp7.000 dari pemerintah pusat sehingga harganya jadi turun. Meskipun iuran BPJS kelas 3 ini tergolong sangat rendah, namun manfaat yang didapatkan juga masih cukup memadai.

BACA JUGA :  Serba-serbi Bunga Deposito dan Cara Menghitungnya

Perbedaan besaran iuran tersebut sebenarnya disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing peserta. Dengan adanya tiga tingkatan kelas ini, diharapkan semua lapisan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

2. Fasilitas Rawat Inap yang Didapat

Perbedaan BPJS kelas 1, 2, dan 3 juga dapat ditinjau dari fasilitas rawat inap yang didapatkan oleh peserta. Fasilitas rawat inap merupakan salah satu manfaat yang didapatkan oleh peserta BPJS Kesehatan jika membutuhkan perawatan di rumah sakit. Berikut ini perbedaannya:

a. BPJS Kelas 1

Untuk peserta BPJS kelas 1, fasilitas ruang rawat inap yang disediakan, paling sedikit dapat menampung 2-4 orang. Bila diperlukan, pasien juga dapat mengajukan permohonan untuk pindah ke ruang VIP. Namun, jika melakukan hal tersebut, kamu tentunya harus membayar biaya tambahan di luar yang ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan. Dengan adanya fasilitas ini, peserta BPJS kelas 1 dapat mendapatkan perawatan yang lebih eksklusif dan nyaman.

b. BPJS Kelas 2

Peserta BPJS kelas 2 memperoleh fasilitas ruang rawat inap yang memiliki jumlah paling sedikit 3-5 orang. Namun, tidak menutup kemungkinan bagimu yang berada di kelas ini untuk mengajukan pindah kamar ke kelas yang lebih tinggi, seperti kelas 1 atau VIP. Hal itu dapat dilakukan asalkan kamu mau membayar biaya tambahan di luar yang ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan. Dengan adanya fasilitas ini, peserta BPJS kelas 2 dapat mendapatkan perawatan yang cukup baik dan nyaman.

c. BPJS Kelas 3

Kelas terendah, yaitu kelas 3, memiliki fasilitas ruang rawat inap yang dapat diisi paling sedikit 4-6 orang. Apabila ruang rawat inap kelas 3 di rumah sakit rujukan penuh, pihak rumah sakit juga dapat merujuk pasien ke rumah sakit lain yang memiliki kamar inap kelas 3 yang masih kosong. Dengan adanya fasilitas ini, peserta BPJS kelas 3 tetap dapat memperoleh perawatan yang memadai meskipun dengan fasilitas yang lebih sederhana.

BACA JUGA :  Bagaimana Cara Beli Emas Antam Online yang Mudah?

Fasilitas rawat inap yang didapatkan oleh peserta BPJS Kesehatan dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing peserta. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial peserta.

3. Manfaat Kacamata

Adapun perbedaan BPJS kelas 1, 2, dan 3 lainnya yang patut kamu ketahui adalah besaran biaya kacamata yang ditanggung. BPJS Kesehatan memberikan subsidi kacamata untuk peserta yang membutuhkan. Besaran subsidi kacamata ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023. Berikut adalah rincian biaya yang ditanggung BPJS Kesehatan jika kamu mengajukan klaim kacamata:

– Untuk Hak Rawat Kelas 1, kamu akan memperoleh subsidi kacamata sebesar Rp330.000.
– Untuk Hak Rawat Kelas 2, besaran klaim yang bakal kamu terima adalah Rp220.000.
– Untuk Hak Rawat Kelas 3, biaya klaim kacamata yang diterima peserta sebesar Rp165.000.

Pada dasarnya, jumlah subsidi kacamata tersebut telah mengalami kenaikan sebesar sepuluh persen pada masing-masing kelas. Sebelumnya, subsidi kacamata BPJS Kesehatan untuk kelas 3 hanya Rp150.000. Lalu untuk subsidi kelas 2 sebesar Rp200.000, sementara kelas tertinggi sebanyak Rp300.000.

Namun, klaim kacamata tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Terdapat ketentuan yang mengikat tentang berapa kali kamu dapat memanfaatkan asuransi BPJS Kesehatan untuk mengajukan pembelian kacamata baru. BPJS Kesehatan menetapkan bahwa peserta hanya bisa melakukan pembelian kacamata dua tahun sekali bagi setiap anggota. Maka, bila kamu melakukan pembelian kacamata baru di luar ketentuan tersebut, BPJS Kesehatan kemungkinan tidak akan menyetujui klaimmu.

4. Pelayanan dan Pengobatan

Sementara itu, jika ditinjau dari segi pelayanan dan pengobatan pasien, tidak ada perbedaan BPJS kelas 1, 2, dan 3. Semua yang menjadi peserta aktif BPJS Kesehatan berhak memperoleh manfaat pelayanan kesehatan yang sama di faskes rekanan. Jadi, mulai dari konsultasi dokter hingga layanan pemeriksaan penunjang seperti radiologi dan laboratorium, semuanya dapat diakses oleh peserta BPJS Kesehatan kelas 1, 2, dan 3.

BACA JUGA :  Tradisi dan Budaya Amerika yang Menarik Untuk Kamu Pelajari

Dalam hal pelayanan dan pengobatan, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan berbagai rumah sakit dan klinik yang tergabung dalam jaringan faskes. Jadi, meskipun peserta BPJS Kesehatan berada di kelas yang berbeda, mereka tetap dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang sama di rumah sakit atau klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Demikianlah perbedaan BPJS kelas 1, 2, dan 3 yang perlu kamu pahami. Dengan mengetahui perbedaan ini, kamu dapat memilih kelas yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansialmu. Jangan lupa untuk melakukan pembayaran iuran secara tepat waktu agar kamu tetap dapat menikmati manfaat dari asuransi kesehatan pemerintah ini. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai BPJS Kesehatan, jangan ragu untuk menghubungi BPJS Kesehatan melalui nomor layanan pelanggan yang tersedia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *