Peristiwa Pasang Surut Air Laut, Jenis, Manfaat, dan Faktor Terjadinya – Materi Geografi Kelas 10

Elo pasti pernah mendengar tentang pasang surut air laut, kan? Kalau ngomongin tentang hal ini, mungkin yang terlintas dalam pikiran elo adalah bulan purnama. Karena, mayoritas orang akan mengatakan bahwa penyebab pasang surut air di lautan adalah bulan.

Kalau lagi bulan purnama, maka air laut akan naik tinggi menuju garis pantai atau turun sangat surut menjauhi garis pantai.

Ilustrasi bulan purnama dan air pasang air surut di lautan.
Bulan purnama dipercaya memegang peran penting dalam menyebabkan air pasang dan air surut di lautan. (Arsip sobatcloud.com)

Bahkan, pernah ada peristiwa air laut pasang hingga 16 m atau setara dengan bangunan tingkat 4. Hii, seram nggak, sih? Kenapa ya, kok pasang surut air laut bisa mencapai ketinggian 16 m?

Penasaran? Kita bahas pelan-pelan pada uraian di bawah ini, ya!

Apa Itu Pasang Surut Air Laut?

Menyambung dari beberapa pernyataan di atas, kita juga seringkali mendengar ucapan orang-orang yang mengatakan, “Hati-hati, guys, gelombangnya lagi pasang!” atau “Gelombangnya lagi surut nih, main pasir, yuk!”

Sebenarnya, elo paham nggak, apa yang dimaksud dengan pasang surut air laut?

Pasang surut air laut merupakan peristiwa pergerakan permukaan air laut secara berkala yang disebabkan oleh kombinasi dari gaya gravitasi dan gaya tarik-menarik antara laut, matahari, dan bulan.

Pasang naik terjadi ketika air naik dan bergerak sampai batas terjauh garis pantai. Biasanya, kalau gue lagi ke pantai tengah hari, air laut lagi pasang naik. Jadi, nggak dianjurkan untuk bermain air di laut terlebih dahulu. Lebih baik santai-santai dulu di saung-saung yang sudah disediakan sambil menikmati es kelapa. Duh, segar banget panas-panas minum es kelapa!

Sebaliknya, air surut adalah ketika air turun dan bergerak menjauhi garis pantai. Pada saat ini, elo bisa main pasir di pantai dan melakukan berbagai aktivitas seru

Sekadar informasi, bahwa naik turunnya air laut tanpa perpindahan massa disebut juga dengan gelombang. Jadi, pasang surut ini termasuk gelombang, bukan arus ya, guys. Kalau arus itu ada perpindahan massa air.

Nah, sudah gue singgung juga pada uraian di atas, bahwa penyebab pasang surut air laut adalah gravitasi, kan? Gravitasinya itu bisa disebabkan oleh gaya gravitasi matahari, bulan, dan rotasi bumi. Namun, pasang naik dan surut air laut yang ada di bumi mayoritas dipengaruhi oleh gravitasi bulan.

Lalu, gimana proses terjadinya pasang surut air laut? Gue akan menjelaskannya secara singkat, ya.

Proses Terjadinya Pasang Surut Air Laut

Peristiwa pasang surut air laut terjadi karena beberapa faktor. Faktor utama penyebab pasang naik dan surutnya air laut adalah gaya gravitasi bulan terhadap bumi dan rotasi bumi. Ketika sisi bumi yang paling dekat dengan bulan mengalami tarikan gravitasi bulan yang paling kuat, maka akan menyebabkan air laut naik. Ini merupakan proses air pasang.

BACA JUGA :  Vacancy Ads atau Job Advertisement – Materi Bahasa Inggris Kelas 12

Di sisi bumi lainnya, yang jauh dari bulan, gaya rotasi bumi akan lebih kuat dibandingkan dengan tarikan gravitasi bulan. Nah, gaya rotasi bumi ini menyebabkan air menumpuk ketika mencoba menahannya. Ketika air menumpuk itulah terjadi air pasang juga di lautan.

Lalu, gimana dengan proses terjadinya air surut? Peristiwa ini terjadi pada belahan bumi lain yang gaya gravitasi bulannya kecil. Misalnya, pada saat nggak mengalami bulan purnama atau bulan baru.

Elo bayangkan aja deh, ketika air laut di belahan bumi yang satu ditarik oleh gaya gravitasi bulan dan menjadi pasang, maka ia akan menarik atau mengambil jatah air dari belahan bumi lainnya, kan? Nah, air di belahan bumi lainnya yang diambil jatah airnya itu akan menjadi surut. Itulah yang disebut dengan air surut.

Sampai sini sudah paham, kan, tentang proses pasang surut air laut? Jadi, kalau sewaktu-waktu elo mendapatkan pertanyaan “Jelaskan terjadinya pasang surut air laut!”, elo sudah bisa menjelaskannya dengan tepat.

Elo juga bisa mempelajari proses terjadinya pasang surut air laut secara detail berdasarkan jenis-jenisnya berikut ini.

Jenis-Jenis Pasang Surut Air Laut

Jenis pasang surut air laut berdasarkan posisi bumi, matahari, dan bulan adalah pasang purnama dan pasang perbani.

Pasang Purnama

Kalau ada kata purnama, yang ada di bayangan elo pertama kali pasti berhubungan sama bulan purnama, kan? Nggak salah, kok.

Spring tides atau pasang purnama terjadi pada waktu bulan memasuki fase bulan purnama dan bulan baru. Fenomena ini terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan terletak sejajar atau membentuk sudut 180°. 

Pasang purnama terjadi ketika bumi, bulan, dan matahari terletak sejajar 180 derajat.
Pasang purnama. (Arsip sobatcloud.com)

Oh iya, fenomena spring tides atau pasang surut purnama ini ditandai oleh terjadinya pasang naik yang sangat tinggi. Namun, ketika pasang surut akan sangat rendah.

Kenapa bisa seperti itu, ya? Karena, posisi antara matahari, bumi, dan bulan yang sejajar. Sehingga, gaya tarik menariknya juga tinggi. Seperti yang sudah gue uraikan di poin proses terjadinya pasang surut, kalau belahan bumi A menarik, maka akan ada belahan bumi lainnya yang airnya ketarik. Karena tarikannya besar, maka pasangnya besar, surutnya juga besar. Kebayang ya sampai sini?

Pasang Perbani

Selanjutnya, ada pasang surut perbani atau neap tides. Pasang perbani terjadi saat bulan berada pada fase paruh akhir dan paruh awal. Pasang ini terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada saling tegak lurus (90°).

Pasang perbani terjadi ketika bulan, bumi, dan matahari terletak saling tegak lurus atau 90 derajat.
Pasang perbani. (Arsip sobatcloud.com)

Pada fenomena ini, terjadi pasang naik yang rendah. Sebaliknya, pasang surut akan tinggi. Simpelnya, kalau air lagi naik itu nggak begitu naik, cuma naik sedikit. Sedangkan, ketika air lagi surut, surutnya tinggi, tapi nggak sesurut pada pasang purnama. 

BACA JUGA :  Apa Itu Adverb of Time dan Contohnya – Materi Bahasa Inggris Kelas 10

Kalau elo menemukan ada pertanyaan jenis apa yang pasang surutnya terjadi pada ¾ bulan atau ¼ bulan (bulan sabit), maka jawabannya adalah pasang surut perbani.

Selain kedua jenis di atas, ada juga jenis-jenis pasang surut air laut yang diklasifikasikan berdasarkan frekuensinya. Jenis-jenis tersebut antara lain pasang surut diurnal, semidiurnal, dan campuran.

Pasang Surut Diurnal, Semidiurnal, dan Campuran

Perbedaan utama yang perlu elo ketahui antara pasang surut diurnal dan semidiurnal terletak pada periode gelombangnya.

Pasang surut diurnal terjadi sebanyak 1 kali pasang naik dan 1 kali pasang surut dalam 24 jam. Sedangkan, pasang surut semidiurnal memiliki periode 2 kali pasang naik dan 2 kali pasang surut dalam 24 jam. Jadi, interval antara pasang naik dan surut terjadi sekitar 12 jam 25 menit.

Di antara kedua jenis tersebut, ada juga jenis lainnya yang menggambarkan keduanya, yaitu campuran. Pasang surut campuran terjadi sebanyak 2 kali pasang dan 2 kali surut dalam 24 jam dengan ketinggian pasang surut yang berbeda-beda.

Grafik tentang diurnal yang mengalami satu kali pasang dan satu kali surut, semidiurnal mengalami dua kali pasang dan dua kali surut, sedangkan campuran mengalami dua kali pasang dan dua kali surut namun dengan ketinggian yang berbeda.
Jenis-jenis pasang surut air laut berdasarkan periode gelombannya. (Arsip sobatcloud.com)

Balik lagi ke pertanyaan, kok bisa ya, ada air pasang yang mencapai 16 m? Teluk Fundy yang terletak di pantai timur Kanada, tepatnya di antara New Brunswick dan Nova Scotia merupakan daerah yang ketika terjadi pasang air laut bisa mencapai 16 m.

Bahkan, ketika terjadi pasang, ada sebanyak 100 juta3 air laut masuk dan keluar teluk dalam rentang waktu 6 jam. Artinya, dalam 24 jam, wilayah tersebut mengalami 2 kali pasang dan 2 kali surut. Kira-kira, wilayah ini mengalami jenis pasang surut yang mana, guys? Yap, pasang surut semidiurnal, ya.

Meskipun banyak wilayah yang mengalami pasang semidiurnal, namun nggak semua mengalami pasang surut dengan ketinggian hingga mencapai 16 m. Hmm, kenapa, ya? Elo bisa temukan jawabannya dalam video belajar sobatcloud.com dengan klik banner di bawah ini!

materi belajar geografi

Oke, jenis-jenisnya sudah gue uraikan semua di atas. Sekarang, coba elo sebutkan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pasang surut air laut berdasarkan jenis-jenisnya! Elo bisa menguraikan jawaban elo di kolom komentar atau di buku tulis elo.

Manfaat Pasang Surut Air Laut

Setelah mengetahui pengertian dan jenis-jenis pasang surut air laut, selanjutnya kita cari tahu apa saja manfaat dari adanya pasang surut tersebut. Kalau menurut elo gimana? Manfaat pasang surut air laut itu apa, sih?

Elo pasti pernah mendengar kalau nelayan itu berangkat petang pulang pagi, kan? Nah, para nelayan itu memanfaatkan pasang surut air laut, guys. Dengan menentukan waktu yang tepat kapan terjadinya air pasang dan air surut, maka akan memudahkan nelayan untuk berlayar dan menangkap ikan.

Selain itu, petani tambak garam juga bisa mengambil keuntungan dari adanya air pasang dan surut ini. Ketika air laut pasang naik, maka petani bisa mengambil air laut sebanyak-banyaknya untuk dijadikan garam.

Yang paling dekat dengan kita adalah listrik. Nah, PLTA (pembangkit listrik tenaga air) juga memanfaatkan pasang naik dan pasang surut air untuk menggerakkan generator pembangkit listriknya. Dengan begitu, listrik bisa dihasilkan dan dialirkan ke rumah-rumah kita.

BACA JUGA :  Pengertian Kepadatan Penduduk, Rumus, dan Penyebabnya – Materi Geografi Kelas 11

Setiap peristiwa yang terjadi ternyata memiliki manfaat bagi manusia ya, guys. Kita perlu bersyukur atas setiap peristiwa yang terjadi dan berterima kasih kepada orang-orang yang berperan dalam ilmu pengetahuan, seperti para inventor yang sangat membantu produktivitas kita saat ini.

Contoh Soal Pasang Surut Air Laut dan Pembahasannya

Kurang lengkap rasanya kalau setelah mempelajari suatu materi nggak ada latihan soalnya. Nah, untuk melengkapinya, gue sudah siapkan contoh soal dan pembahasan dari materi di atas. Elo coba kerjakan sendiri terlebih dahulu, kalau bingung, elo bisa langsung cek pembahasan yang ada di bawahnya. Cekidot!

Contoh Soal 1

Apa yang dimaksud dengan gelombang air laut?

A. Gerak naik turunnya air laut yang disertai dengan perpindahan massa airnya.

B. Gerak naik turunnya air laut yang nggak disertai perpindahan massa airnya.

C. Gerak air laut yang dipengaruhi oleh kecepatan angin saja.

D. Pergerakan massa air laut dari satu tempat ke tempat lain.

Jawab: B. Gerak naik turunnya air laut yang nggak disertai perpindahan massa airnya.

Pembahasan:

Nah, pengertian mengenai gelombang laut jangan elo lupakan begitu saja, ya. Seringkali pertanyaan seperti ini yang mengecoh, lho.

Untuk pertanyaan di atas, kita review lagi pengertian dari gelombang air laut. Gelombang air laut merupakan gerak naik turunnya air laut tanpa perpindahan massa airnya. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah B.

Sedangkan, yang disertai perpindahan massa adalah arus, yaitu pergerakan massa air laut dari satu tempat ke tempat lainnya.

Contoh Soal 2

Di bawah ini, pernyataan yang benar mengenai spring tides atau pasang purnama adalah….

A. Terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan berada saling tegak lurus.

B. Terjadi pada bulan ¾ purnama.

C. Terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan terletak saling sejajar.

D. Posisi matahari, bumi, dan bulan membentuk sudut 90°.

E. Hanya terjadi pada bulan purnama.

Jawab: C. Terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan terletak saling sejajar.

Pembahasan: 

Siapa yang terkecoh dengan kata “purnama” dan menjawab B atau E? Pasang surut purnama atau spring tides itu terjadi ketika bulan memasuki fase bulan purnama dan bulan baru. Fenomena ini terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan terletak sejajar atau membentuk sudut 180°. Jadi, jawaban yang tepat adalah C. Terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan terletak saling sejajar.

Contoh Soal 3

Pasang naik dan pasang surut air laut dipengaruhi oleh….

Untuk kali ini, gue nggak akan memberikan jawaban dan pembahasannya, ya. Karena, gue sudah membahasnya pada uraian di atas. Elo bisa share jawabannya di kolom komentar, ya!

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang peristiwa pasang surut air laut? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi UTBK lainnya di video sobatcloud.com. Elo juga bisa mencoba melatih kemampuan dengan level soal yang mirip UTBK beneran di Try Out bareng sobatcloud.com.

Referensi:

Tide — National Geography (2022 update).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *