Mengenal Lebih Jauh tentang Sistem Pembayaran Internasional

Apa yang dimaksud dengan Sistem Pembayaran Internasional?

Sistem pembayaran internasional atau yang dikenal juga dengan sebutan international transfer merupakan pembayaran yang dilakukan oleh dua negara atau lebih yang terlibat dalam perdagangan internasional sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya. Proses pembayaran untuk perdagangan internasional biasanya dilakukan lewat bank.

Pada dasarnya, sistem pembayaran internasional adalah suatu mekanisme yang digunakan untuk memfasilitasi dan memperlancar proses pembayaran antara eksportir dan importir dari berbagai negara. Dalam konteks perdagangan internasional, transaksi pembayaran memegang peranan yang sangat penting. Hal ini dikarenakan pembayaran yang efektif dan efisien akan memastikan kelancaran aliran barang dan jasa antar negara.

Sistem pembayaran internasional juga berperan dalam mengatasi kendala-kendala yang biasanya muncul dalam perdagangan internasional, seperti perbedaan mata uang, perbedaan sistem perbankan, dan risiko pembayaran. Dengan adanya sistem pembayaran internasional, eksportir dan importir bisa melakukan transaksi pembayaran dengan lebih aman, cepat, dan efisien.

Apa Saja Sistem Pembayaran Internasional?

Dalam perdagangan internasional, terdapat beberapa sistem atau metode pembayaran yang umum digunakan. Berikut adalah beberapa sistem pembayaran internasional yang sering digunakan:

Cash in Advance

Cash in advance atau pembayaran dimuka dilakukan dengan pengiriman dana terlebih dahulu sebelum barang dikirimkan oleh eksportir atau penjual dari negara lain. Cash in advance dapat dilakukan dengan membayar setengah atau seluruh dari total harga. Dibandingkan dengan letter of credit, pembayaran dengan menggunakan sistem cash in advance lebih ramah di kantong dan lebih mudah dalam pemberkasan.

BACA JUGA :  Ingin Sukses di Bisnis E-commerce, Ini Strategi Meningkatkan Penjualan

Metode pembayaran ini memberikan keuntungan bagi eksportir karena mereka mendapatkan pembayaran sebelum barang dikirim, sehingga mengurangi risiko pembayaran yang gagal. Namun, metode ini juga memberikan keuntungan bagi importir karena mereka dapat memastikan bahwa barang akan dikirim setelah pembayaran diterima.

L/C (Letter of Credit)

Sistem pembayaran dengan L/C dilakukan dengan menggunakan jaminan dari bank. L/C adalah suatu dokumen yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan importir sebagai jaminan pembayaran kepada eksportir. Dokumen ini menyatakan bahwa bank akan membayar eksportir sesuai dengan ketentuan dalam L/C apabila eksportir telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam L/C.

Dalam sistem pembayaran dengan L/C, importir membuka L/C di bank yang kemudian memberikan jaminan pembayaran kepada eksportir. Eksportir akan menerima pembayaran setelah semua persyaratan dalam L/C terpenuhi, seperti pengiriman barang sesuai dengan kontrak dan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Metode pembayaran dengan L/C memberikan keamanan dan jaminan kepada kedua belah pihak. Importir dapat memastikan bahwa pembayaran hanya akan dilakukan setelah barang dikirim sesuai dengan persyaratan yang telah disepakati, sementara eksportir dapat memastikan bahwa pembayaran akan dilakukan oleh bank.

Consignment

Dengan metode ini, eksportir harus mengirim barang lebih dulu dan pembayaran akan dilakukan oleh importir jika barang sudah terjual. Sistem ini lebih mirip sebagai sistem titip barang yang dilakukan oleh eksportir kepada importir. Dalam sistem pembayaran dengan consignment, eksportir bertindak sebagai pemilik barang sampai barang tersebut terjual oleh importir.

Metode pembayaran ini memberikan keuntungan bagi importir karena mereka tidak perlu membayar untuk barang yang belum terjual. Namun, metode ini juga memberikan risiko bagi eksportir karena mereka harus mengirim barang tanpa mengetahui apakah barang tersebut akan terjual atau tidak.

BACA JUGA :  Manfaatkan TikTok Affiliate untuk Menambah Penjualan, Ini Tipsnya

Open Account

Open account bisa dibilang sebagai lawan dari cash in advance. Dengan metode ini, eksportir mengirimkan barang terlebih dahulu dan pembayaran akan dilakukan setelah barang tersebut diterima. Sistem ini memberikan keuntungan kepada importir karena mereka tidak harus membayar sampai barang mereka terima. Namun, metode ini juga bisa merugikan eksportir karena ada risiko terlambat atau bahkan gagal bayar.

Dalam sistem pembayaran dengan open account, eksportir mengirimkan faktur kepada importir yang berisi rincian barang yang dikirim dan jumlah yang harus dibayar. Importir akan membayar eksportir setelah menerima barang dan faktur.

D/C (Document Collection)

Jika Anda menggunakan metode ini untuk pembayaran internasional, Anda harus menyerahkan dokumen pengiriman barang ke bank eksportir dan nantinya akan diteruskan kepada bank importir untuk melakukan perintah pembayaran. Dalam sistem pembayaran dengan D/C, bank hanya bertindak sebagai pihak perantara dalam proses pembayaran.

Metode pembayaran ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Importir dapat memastikan bahwa dokumen pengiriman barang telah diterima sebelum melakukan pembayaran, sementara eksportir dapat memastikan bahwa pembayaran hanya akan dilakukan setelah dokumen pengiriman barang telah diterima.

Sistem Pembayaran Internasional Apa yang Paling Banyak Digunakan?

Pada tahun 1960-an, sistem pembayaran internasional yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah pembayaran dengan kompensasi pribadi. Kompensasi pribadi dilakukan dengan mengalihkan utang piutang pada seorang penduduk yang tinggal di sebuah negara. Namun, saat ini sistem pembayaran dengan cara ini sudah semakin jarang digunakan.

Saat ini, proses pembayaran ke luar negeri semakin mudah dilakukan secara virtual. Salah satu perusahaan yang memungkinkan Anda melakukan pengiriman uang ke luar negeri lewat internet adalah sobatcloud.com melalui layanan sobatcloud.com for Business.

BACA JUGA :  Deposit on Call: Pengertian, Cara Kerja dan Keuntungannya

sobatcloud.com for Business memungkinkan Anda mengirimkan uang dengan kurs yang menyamai bahkan lebih rendah dibanding kurs jual. Untuk memudahkan Anda melakukan pembayaran ke luar negeri ke beragam penerima, kini telah hadir fitur terbaru bernama Multi Input. Dengan metode Multi Input melalui transaksi International Transfer, Anda dapat melakukan transaksi langsung melalui dasbor tanpa perlu mengunggah Excel. Fitur ini dapat memudahkan transaksi Anda lebih cepat dan efisien.

Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, sistem pembayaran internasional terus mengalami perkembangan. Berbagai inovasi dan kemudahan diberikan kepada para pelaku bisnis untuk memfasilitasi perdagangan internasional. Dalam memilih sistem pembayaran internasional, penting bagi para pebisnis untuk mempertimbangkan keuntungan dan risiko yang terkait dengan setiap metode pembayaran yang ada.

Dalam prakteknya, pebisnis juga dapat menggunakan kombinasi dari berbagai sistem pembayaran internasional sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan yang telah dibuat. Hal ini akan membantu dalam meminimalkan risiko dan mempercepat proses pembayaran dalam perdagangan internasional.

Dengan pemahaman yang baik tentang sistem pembayaran internasional dan penggunaan alat pembayaran yang tepat, para pebisnis dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi perdagangan internasional. Oleh karena itu, penting bagi para pebisnis untuk terus mengikuti perkembangan terkini dalam sistem pembayaran internasional untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan dalam perdagangan internasional.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *