IBAN Mandiri, Pilihan Tepat untuk Transfer ke Luar Negeri

IBAN Mandiri Vs SWIFT, Apa Bedanya?

Pada bagian ini, akan dijelaskan perbedaan antara IBAN Mandiri dan SWIFT dalam melakukan transaksi lintas negara. IBAN dan SWIFT sebenarnya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, terutama dalam hal jangkauan dan tujuan penggunaannya.

Jika kita melihat secara sekilas, IBAN dan SWIFT mungkin terlihat sama. Namun, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Yang pertama adalah jangkauan penggunaannya. IBAN hanya berlaku di wilayah Eropa, sedangkan SWIFT dapat digunakan di seluruh dunia.

Misalnya, jika Anda ingin menerima transferan uang dari Eropa, kemungkinan Anda akan diminta untuk memberikan kode IBAN bank Mandiri di Indonesia. Namun, bank Mandiri di Indonesia sebenarnya tidak menggunakan kode IBAN karena tidak berada di wilayah Eropa. Jadi, untuk melakukan transfer dari Eropa ke bank Mandiri di Indonesia, Anda harus menggunakan kode SWIFT.

Perbedaan lainnya terletak pada jumlah karakter dalam kode IBAN dan SWIFT. Kode IBAN terdiri dari 22 hingga 30 karakter, yang terdiri dari huruf dan angka. Sedangkan SWIFT hanya berupa rangkaian huruf.

Selain itu, penggunaan kode IBAN ditujukan untuk mengidentifikasi individu, sedangkan SWIFT dapat digunakan oleh bank atau entitas keuangan tertentu. Jadi, jika Anda ingin melakukan transfer ke individu di Eropa, Anda akan menggunakan IBAN. Namun, jika Anda ingin transfer ke bank atau entitas keuangan di Eropa, Anda akan menggunakan SWIFT.

Bentuk transaksi juga menjadi perbedaan lainnya antara IBAN dan SWIFT. IBAN digunakan khusus untuk transaksi finansial, sedangkan SWIFT meliputi transaksi finansial dan nonfinansial ke seluruh negara di dunia.

BACA JUGA :  Daftar Harga Paket Axis Lengkap, Mulai dari Paket Bronet Mini Sampai OWSEM

Kode IBAN untuk Transfer SEPA

Pada bagian ini, akan dijelaskan mengenai kode IBAN untuk transfer SEPA. Nomor IBAN yang terdiri dari 22 hingga 30 karakter memiliki beberapa bagian yang memiliki fungsi masing-masing.

Pada bagian pertama, terdapat dua huruf yang mewakili kode negara tujuan. Misalnya, untuk negara Austria, kode IBAN ditunjukkan dengan karakter “AT”. Selanjutnya, terdapat check digits, yaitu dua digit angka yang digunakan untuk memvalidasi kode rekening bank internasional negara tujuan. Fungsi dari check digits ini adalah agar pengirim dapat memastikan validitas kode rekening dan negara tujuan.

Selanjutnya, terdapat kode bank yang digunakan untuk mengecek nama institusi dari rekening bank tujuan. Sebagai contoh, bank Deutsche Bank Tiergarten memiliki kode 951051. Ketika ditulis dalam IBAN, kode tersebut menjadi “DE 836526 951051” yang diikuti dengan nomor rekening penerima.

Selain itu, terdapat juga branch code yang merupakan karakter untuk mengidentifikasi kantor cabang yang merilis rekening bank penerima. Dan terakhir, terdapat account number yang merupakan nomor rekening penerima yang ditempatkan di bagian akhir rangkaian kode IBAN.

Untuk melakukan transfer dengan IBAN, Anda perlu mengetahui kode IBAN yang tepat sesuai dengan tujuan transfer Anda. Misalnya, jika Anda ingin melakukan transfer ke negara Austria, Anda perlu mengetahui kode IBAN Austria yang sesuai dengan rekening tujuan Anda.

Untuk memudahkan dan mempercepat transfer dengan IBAN, Anda juga dapat memiliki rekening di negara yang tergabung dalam single euro payment area (SEPA). Negara-negara di zona SEPA diinisiasi oleh Dewan Eropa dan mendapatkan dukungan optimal dari komisi, pemerintah, serta bank sentral dunia. Dengan memiliki rekening di negara yang tergabung dalam zona SEPA, Anda dapat lebih mudah melakukan transfer ke negara-negara di zona tersebut.

BACA JUGA :  Mudah dan Praktis, Ini Cara Cek Tagihan Air Menggunakan HP

Namun, perlu diingat bahwa hanya ada 27 negara di daratan Eropa yang masuk dalam zona SEPA. Beberapa negara yang termasuk dalam zona SEPA antara lain Austria, Jerman, Denmark, Inggris, Italia, Belanda, Irlandia, Prancis, Islandia, Hungaria, dan Swiss.

Sebagai informasi tambahan, biaya transfer antarnegara di zona SEPA melalui rekening bank berbeda tidak boleh melebihi tarif lokal. Namun, beberapa negara seperti Italia menerapkan biaya tambahan saat melakukan transfer. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mencoba membayar biaya transfer menggunakan cara lain, seperti menggunakan Trustly atau kartu debit.

Cara Transfer Menggunakan IBAN Mandiri

Bagi Anda yang ingin melakukan transfer dari Mandiri Indonesia ke Eropa, Anda dapat menanyakan langsung kode IBAN negara tujuan di bank Mandiri. Ketika Anda tiba di bank, Anda akan diberikan formulir transfer yang harus diisi. Pada formulir tersebut, terdapat kolom untuk menuliskan kode IBAN yang wajib diisi.

Jika Anda melakukan transfer dari Eropa ke Mandiri Indonesia, Anda harus mengosongkan kolom kode IBAN tersebut. Namun, jika Anda melakukan transfer dari Indonesia ke Eropa, Anda harus menuliskan kode IBAN sesuai petunjuk dari pihak bank.

Setelah formulir terisi lengkap, Anda tinggal menyerahkannya kepada pihak bank. Selanjutnya, pihak bank akan memproses debit dana dari rekening Anda. Jika Anda membawa uang tunai, teller bank akan membantu menghitungnya menggunakan mesin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *