Stakeholder: Definisi, Jenis, Peran, dan Analisis

Pengertian Stakeholder

Stakeholder atau pemangku kepentingan adalah pihak yang memiliki kepentingan terhadap suatu perusahaan dan dapat memengaruhi maupun dipengaruhi oleh bisnis tersebut. Mereka tidak hanya terbatas pada pegawai, investor, konsumen, dan pemasok, tetapi juga mencakup pemerintah, komunitas, dan asosiasi dagang. Pengertian stakeholder ini penting diketahui oleh semua orang yang terlibat dalam dunia bisnis agar dapat memahami betapa pentingnya menjalin hubungan yang baik dengan semua pihak yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan tersebut.

Jenis-Jenis Stakeholder dalam Dunia Bisnis

Dalam dunia bisnis, stakeholder dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu internal dan eksternal. Stakeholder internal adalah pihak yang ada dalam bisnis dan terpengaruh secara langsung oleh hasil kegiatan perusahaan. Contohnya adalah karyawan dan pemilik perusahaan. Sementara itu, stakeholder eksternal adalah pihak yang tidak memiliki hubungan langsung dengan kegiatan perusahaan, tetapi tetap terpengaruh oleh tindakan dan hasil kinerja perusahaan. Contohnya adalah masyarakat umum, kreditur, dan pemasok.

1. Investor dan Kreditur

Investor dan kreditur merupakan stakeholder yang memiliki peran krusial dalam keuangan perusahaan. Investor adalah mereka yang menanamkan modal pada perusahaan, sedangkan kreditur adalah lembaga keuangan yang memberikan modal perusahaan dalam bentuk pinjaman. Kehadiran investor dan kreditur sangat penting bagi perusahaan, karena mereka dapat memberikan modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis.

2. Karyawan

Karyawan merupakan sumber daya manusia yang sangat berperan dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Mereka terlibat secara langsung dalam proses produksi dan merupakan stakeholder yang memiliki fungsi penting dalam perusahaan. Karyawan yang kompeten dan loyal dapat memberikan kontribusi yang besar dalam mencapai tujuan perusahaan.

BACA JUGA :  6 Cara Mudah Mencari Investor untuk Bisnis UMKM

3. Konsumen

Konsumen adalah stakeholder yang tidak boleh diabaikan oleh perusahaan. Sebagai produsen atau penyedia layanan, perusahaan membutuhkan konsumen untuk memperoleh laba. Konsumen memiliki peran aktif dalam kelangsungan suatu bisnis. Kepuasan konsumen menjadi faktor penting dalam mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar.

4. Pemasok

Pemasok adalah stakeholder yang menyediakan bahan baku atau barang yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tanpa adanya pemasok, perusahaan manufaktur tidak dapat berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, pemasok juga memiliki kepentingan terhadap perusahaan yang mereka pasok. Menjalin hubungan yang baik dengan pemasok dapat membantu perusahaan memperoleh persediaan yang berkualitas dan tepat waktu.

5. Komunitas

Komunitas memiliki peran penting sebagai stakeholder dalam bisnis. Mereka terpengaruh secara langsung dan signifikan oleh pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, keselamatan, dan kesehatan yang dihasilkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu menjaga hubungan yang harmonis dengan komunitas sekitar agar dapat mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.

6. Stakeholder Utama

Stakeholder utama adalah pemegang kepentingan yang memiliki peran kuat dalam penyusunan kebijakan, program, dan proyek perusahaan. Mereka juga termasuk pihak utama yang menentukan keputusan perusahaan. Contoh stakeholder ini adalah masyarakat, tokoh masyarakat, dan manajer publik. Keberadaan stakeholder utama sangat berpengaruh terhadap citra dan reputasi perusahaan.

7. Stakeholder Pendukung

Stakeholder pendukung adalah jenis pemangku kepentingan yang tidak secara langsung terlibat dalam perencanaan atau kebijakan suatu program, tetapi tetap memiliki pengaruh terhadap stakeholder utama. Mereka dapat menyampaikan pendapat yang kemungkinan memengaruhi stakeholder utama. Contohnya adalah lembaga pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan perguruan tinggi.

8. Stakeholder Kunci

Stakeholder kunci adalah pihak-pihak eksekutif yang berwenang secara resmi dalam pengambilan keputusan suatu proyek. Contohnya adalah DPR, DPRD, pemerintah daerah, dan dinas yang terkait dengan proyek yang dicanangkan. Keputusan yang diambil oleh stakeholder kunci dapat berdampak signifikan pada kelangsungan proyek dan reputasi perusahaan.

BACA JUGA :  Cara Cek dan Daftar NIB yang Mudah untuk Pemula

Peran Stakeholder dalam Perusahaan

Stakeholder memiliki peran dan fungsi yang krusial dalam berjalannya bisnis. Berikut adalah beberapa peran dan fungsi para stakeholder dalam perusahaan:

1. Menentukan Keputusan

Stakeholder memiliki hak untuk mengusulkan ide atau menentukan keputusan bagi perusahaan. Mereka juga berwenang untuk memberhentikan CEO atau kepala perusahaan jika diperlukan. Keputusan-keputusan tersebut biasanya dibahas dan disampaikan melalui rapat yang melibatkan para eksekutif perusahaan.

2. Penyokong Finansial

Stakeholder seperti investor memiliki kewenangan untuk mengurangi atau


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *