Begini Cara Membuat Proyeksi Keuangan Bisnis

Pengertian Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan adalah rancangan anggaran terkait pendapatan dan pengeluaran bisnis di masa depan. Dalam proyeksi keuangan, kita mencoba untuk memprediksi aliran uang yang akan masuk dan keluar dari perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dengan menggunakan proyeksi keuangan, kita dapat membuat estimasi mengenai pendapatan yang akan diperoleh, biaya yang akan dikeluarkan, serta keuntungan yang mungkin didapatkan.

Secara umum, proyeksi keuangan memberikan gambaran mengenai sirkulasi keuangan sebuah perusahaan, termasuk prediksi pengeluaran, anggaran modal, dan segala bentuk biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis tersebut. Dalam proyeksi keuangan, kita juga dapat memprediksi perputaran uang, yaitu seberapa cepat uang yang diinvestasikan akan kembali dalam bentuk pendapatan.

Penting untuk membuat proyeksi keuangan jangka pendek dan menengah agar lebih siap menghadapi hal yang tidak terduga di masa depan. Proyeksi keuangan jangka pendek dirancang untuk kurun waktu satu tahun dengan penganggaran per bulan. Proyeksi keuangan jangka menengah dirancang untuk kurun waktu tiga tahun dengan penganggaran per tahun. Dengan adanya proyeksi keuangan jangka pendek dan menengah, kita dapat memperkirakan keuangan potensial, dampak dari ide bisnis, dan membantu calon investor memahami Return of Investment (ROI).

Rancangan keuangan sangat krusial karena memengaruhi kelangsungan bisnis. Tanpa perencanaan yang matang, bisnis akan kurang terarah dan berisiko mengalami kerugian hingga gulung tikar. Oleh karena itu, proyeksi keuangan sangat penting untuk menghindari risiko tersebut sebelum memulai bisnis. Lantaran termasuk bagian rencana bisnis, proyeksi keuangan akan dianalisis oleh investor sebagai bahan evaluasi. Meskipun prediksi dalam proyeksi keuangan tidak selalu tepat, cara ini merupakan metode terbaik untuk menguraikan bisnis Anda dan membantu orang lain mempertimbangkan modal, risiko, dan keuntungan yang akan didapat. Proses evaluasi kemajuan bisnis juga akan lebih mudah karena Anda bisa membandingkan kinerja nyata dengan proyeksi keuangan yang dibuat.

BACA JUGA :  Cara Membatalkan Faktur Pajak dan Contohnya

Komponen Proyeksi Keuangan

Dalam membuat proyeksi keuangan, terdapat beberapa komponen yang wajib dicantumkan. Komponen-komponen ini akan memberikan gambaran yang lengkap mengenai kondisi finansial perusahaan di masa mendatang. Berikut adalah beberapa komponen proyeksi keuangan:

1. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi berisikan informasi proyeksi pendapatan dan pengeluaran. Dalam proyeksi keuangan, Anda dapat memperkirakan persentase keuntungan yang akan diperoleh. Dalam laporan laba rugi, pendapatan biasanya terdiri dari penjualan produk atau jasa, sedangkan peng


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *