6 Cara Mudah Mencari Investor untuk Bisnis UMKM

Cara Mencari Investor untuk Dukung Bisnis UMKM

Seiring dengan ketatnya sektor ekonomi negara, banyak orang yang ingin memulai menjalankan bisnis pertamanya. Mereka melihat bahwa menjadi pengusaha lebih menjanjikan dibandingkan dengan menjadi pekerja kantoran biasa, terutama dengan tingginya angka pemutusan hubungan kerja di beberapa industri skala besar. Namun, menjalankan bisnis untuk pemula bukanlah hal yang mudah. Selain harus bersaing dengan banyak pesaing yang menjalankan bisnis serupa, mereka juga harus menghadapi keterbatasan modal usaha. Meskipun begitu, banyak calon pebisnis yang memiliki ide-ide menarik dan kreatif yang berpotensi besar menjadi bisnis yang sukses. Sayangnya, kebanyakan dari mereka takut untuk mengambil risiko.

Untuk mewujudkan ide-ide tersebut, para pebisnis membutuhkan dana atau bantuan modal dari investor. Namun, mencari investor bukanlah perkara yang mudah, terutama bagi pengusaha pemula atau sektor bisnis UMKM. Oleh karena itu, mereka perlu mengetahui bagaimana cara mencari investor untuk UMKM yang tepat agar bisa menjalankan bisnis sesuai dengan harapan. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dicoba:

1. Mengajukan proposal

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengajukan proposal kepada calon investor. Proposal merupakan solusi bagi perusahaan yang sedang mencari suntikan biaya modal, baik untuk mendapatkan investor maupun mengajukan pinjaman dana. Penting untuk membuat proposal yang menarik agar bisa mendapatkan perhatian investor. Isi proposal tersebut sebaiknya mencakup visi misi bisnis, rencana bisnis di masa depan, dan kondisi arus kas. Informasi yang detail dapat meningkatkan rasa percaya calon investor.

BACA JUGA :  Mengenal Peran Advising Bank dalam Proses Letter of Credit

2. Membuat presentasi yang menarik

Setelah membuat proposal, langkah selanjutnya adalah melakukan presentasi proposal yang sudah dibuat sebelumnya. Presentasi ini sangat penting karena dapat memberikan efek yang besar meskipun investor sudah membaca proposal Anda. Melalui presentasi, semua hal yang tidak diketahui investor dapat terjawab. Pastikan presentasi yang dibuat sederhana, tanpa banyak tulisan, dan beri visual yang menarik. Berikan juga paparan yang detail terkait prospek bisnis, tim kerja, dan cara Anda mengelola keuangan.

3. Menjelaskan tentang risiko usaha pada calon investor

Setiap bisnis tentu memiliki risiko. Oleh karena itu, memberi penjelasan terhadap risiko yang mungkin terjadi pada bisnis Anda juga sangat penting. Investor perlu mengetahui kendala dan potensi apa saja yang bisa terjadi. Dengan menjelaskan risiko yang ada, Anda juga dapat mencari solusi atau masukan untuk mengurangi atau mencegah risiko tersebut. Selain itu, investor biasanya akan memilih pebisnis yang dapat dipercaya sebagai relasi. Oleh karena itu, menjelaskan tentang risiko usaha pada calon investor merupakan langkah yang wajib dilakukan.

4. Mengikuti pameran bisnis

Salah satu cara yang paling mudah dilakukan untuk mencari investor UMKM adalah dengan mengikuti pameran bisnis. Pameran bisnis adalah tempat di mana banyak orang berkumpul, termasuk calon investor. Di sini, Anda memiliki kesempatan untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada banyak orang dan menarik minat mereka untuk menjadi investor. Peluang Anda untuk mendapatkan investor saat pameran sebenarnya jauh lebih besar daripada mencari investor secara langsung.

5. Membuat rencana dan strategi bisnis yang rasional

Sebagai pemilik usaha, Anda tentu ingin bisnis yang Anda kelola berkembang pesat. Namun, perkembangan bisnis yang pesat membutuhkan modal yang cukup. Oleh karena itu, Anda membutuhkan bantuan investor untuk mendapatkan modal tambahan. Namun, sebelum mencari investor, pastikan Anda sudah memiliki rencana dan strategi bisnis yang rasional. Calon investor akan bertanya apa rencana dan strategi yang Anda punya, baik jangka pendek maupun panjang. Dengan memiliki rencana dan strategi bisnis yang baik, kemungkinan perkembangan bisnis di masa mendatang akan lebih besar.

BACA JUGA :  7 Kelebihan Bisnis Online, Populer di Era Digital

6. Merapikan laporan neraca keuangan

Saat calon investor memberikan bantuan modal pada bisnis Anda, mereka menaruh harapan besar pada Anda untuk bisa mendapatkan keuntungan dari usaha yang Anda jalankan. Oleh karena itu, Anda perlu menyusun laporan neraca keuangan perusahaan dengan rapi dan mudah dipahami. Laporan neraca keuangan perusahaan mencakup kalkulasi kas perusahaan, semua bentuk utang yang pernah dan sedang dilakukan, aktiva lancar, serta aktiva tetap secara detail. Laporan tersebut sebaiknya disusun secara terpisah agar investor bisa membaca dan melakukan pengamatan lebih detail. Kerapian dalam penyusunan laporan keuangan akan memiliki peran yang besar dalam menentukan apakah investor bersedia memberi bantuan dana atau tidak.

Demikianlah beberapa cara mencari investor untuk UMKM yang layak dicoba. Selain mencari investor, penting juga untuk menjaga kelancaran operasional bisnis terutama pada sektor keuangan. Dalam proses transaksi, baik transaksi domestik maupun internasional, Anda dapat memanfaatkan layanan sobatcloud.com for Business untuk transfer uang maupun menerima pembayaran dengan lebih cepat. sobatcloud.com for Business menawarkan berbagai fitur untuk otomatisasi transaksi bisnis, seperti Money Transfer, Accept Payment, dan International Transfer. Dengan sobatcloud.com for Business, Anda dapat melakukan transfer hingga ke 20 ribu rekening dalam waktu yang lebih singkat. Selain itu, sobatcloud.com for Business juga memudahkan Anda dalam menerima pembayaran dari berbagai metode secara langsung. Jangan lewatkan juga kesempatan untuk mendapatkan transfer ke rekening dalam negeri secara gratis selama 7 hari. Untuk informasi lebih lengkap tentang sobatcloud.com for Business, Anda dapat mengontak sales kami. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari investor untuk UMKM Anda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *