Cara Minta Nomor Seri Faktur Pajak, Bisa Offline dan Online

Kegunaan Nomor Seri Faktur Pajak dan Arti Kodenya

Nomor Seri Faktur Pajak (NSFP) merupakan serangkaian kode yang terdiri dari 16 digit angka dan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk Pengusaha Kena Pajak (PKP). NSFP memiliki kegunaan yang sangat penting dalam proses perpajakan, karena NSFP ini merupakan salah satu bukti pemenuhan kewajiban perpajakan yang dilakukan oleh suatu badan usaha. NSFP ini harus disertakan dalam e-faktur yang diterbitkan dengan kode yang tepat.

NSFP terdiri dari beberapa komponen, yaitu nomor seri dokumen faktur pajak dan dua jenis kode lainnya. Menurut PER-24/PJ/2012, sebuah NSFP 16 digit terdiri dari 2 digit Kode Transaksi, 1 digit Kode Status, dan 13 digit Nomor Seri Faktur.

Kode Transaksi terdiri dari angka 01 hingga 09 dengan peruntukan masing-masing. Kode Transaksi ini menunjukkan jenis transaksi yang dilakukan oleh PKP, seperti penjualan barang, penyediaan jasa, atau penggantian barang/jasa yang rusak atau cacat.

Kode Status merupakan indikator apakah faktur pajak tersebut dalam keadaan normal atau diganti. Jika kode status adalah 0, itu berarti faktur pajak dalam keadaan normal. Sedangkan jika kode status adalah 1, itu berarti faktur pajak merupakan faktur pajak pengganti yang diterbitkan untuk menggantikan faktur pajak yang sebelumnya rusak, cacat, atau dicabut.

Nomor Seri Faktur adalah 13 digit angka yang merupakan nomor unik untuk setiap faktur pajak yang diterbitkan oleh PKP. Nomor ini harus berurutan dan tidak boleh ada yang terlewat atau terduplikasi. Nomor Seri Faktur ini penting untuk memastikan keabsahan dan keotentikan faktur pajak yang diterbitkan.

BACA JUGA :  Simak! Informasi Lengkap Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak

Dengan adanya NSFP ini, pemerintah dapat memantau dan mengendalikan aktivitas perpajakan yang dilakukan oleh PKP. NSFP ini juga memudahkan PKP dalam melaporkan dan membayar pajak yang terutang kepada pemerintah, karena NSFP ini merupakan salah satu syarat untuk dapat membuat faktur pajak sebagai bukti atas pemenuhan kewajiban perpajakan.

Cara Minta Nomor Seri Faktur Pajak

Pada awalnya, untuk mendapatkan NSFP, PKP harus mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi, kini cara meminta NSFP sudah semakin mudah dan praktis. PKP dapat melakukan pengajuan NSFP baik secara offline maupun online.

Cara Minta NSFP Offline

Jika Anda ingin melakukan pengajuan NSFP secara offline, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut:

1. Datang ke KKP sesuai tempat PKP dikukuhkan atau kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).
2. Sampaikan surat permohonan pengajuan NSFP kepada petugas yang bertugas.
3. Petugas akan memproses permohonan Anda dan memberikan NSFP yang telah disetujui.

Dengan melakukan pengajuan NSFP secara offline, Anda dapat memperoleh NSFP dengan cara yang lebih langsung dan dapat berkonsultasi langsung dengan petugas perpajakan jika ada pertanyaan atau masalah yang perlu dijelaskan.

Cara Minta NSFP Online

Selain dapat melakukan pengajuan NSFP secara offline, PKP juga dapat melakukan pengajuan NSFP secara online melalui e-NOFA. e-NOFA merupakan situs resmi yang diluncurkan oleh DJP sebagai portal dan platform pengajuan permohonan nomor seri faktur pajak secara online.

Berikut adalah langkah-langkah untuk meminta NSFP secara online melalui e-NOFA:

1. Buka situs resmi aplikasi faktur pajak e-NOFA dan lakukan log in menggunakan akun yang telah Anda daftarkan.
2. Setelah berhasil masuk, klik menu “PERMINTAAN NSFP”.
3. Sistem akan memproses untuk menampilkan e-sertifikat yang sudah terinstal.
4. Pilih e-sertifikat yang ingin digunakan, lalu klik OK.
5. Klik “Process to efaktur.pajak.go.id”.
6. Isi data-data yang diminta dengan lengkap dan benar, seperti nama pemohon, tahun pajak, dan sebagainya, lalu klik OK.
7. Masukkan password e-NOFA, lalu klik Ya.
8. Sistem akan memproses permohonan Anda dan menampilkan notifikasi jika permintaan NSFP sudah disetujui.
9. Klik OK untuk mengunduh secara otomatis NSFP. Jika tidak dapat terunduh otomatis, Anda dapat membuka menu Riwayat Permintaan dan mengunduh secara manual.

BACA JUGA :  Cara Menghitung ROI (Return of Investment) untuk Meningkatkan Profit

Selain NSFP, Anda juga perlu mengunduh e-sertifikat faktur pajak yang diperlukan untuk melakukan proses e-faktur. Caranya cukup mudah, yaitu sebagai berikut:

1. Log in ke dalam e-NOFA menggunakan akun yang telah Anda daftarkan.
2. Pilih menu Download Sertifikat Digital.
3. Baca syarat dan ketentuan yang muncul.
4. Klik OK.
5. Klik Unduh untuk mengunduh e-sertifikat faktur pajak.

Dengan adanya kemudahan dalam pengajuan NSFP secara online ini, PKP dapat menghemat waktu dan tenaga yang sebelumnya dibutuhkan untuk datang ke KPP secara langsung. PKP juga dapat mengakses pengajuan NSFP kapan saja dan di mana saja selama terhubung dengan internet.

Sebab-Sebab NSFP Online Gagal

Meskipun pengajuan NSFP secara online terlihat praktis, namun terkadang beberapa pihak mengalami kendala dalam proses ini. Beberapa sebab yang sering menyebabkan NSFP online gagal antara lain:

1. Username dan password yang dimasukkan salah. Jika Anda mengalami kesalahan pada username


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *