Keunggulan dan Cara Kerja P2P Lending, Alternatif Investasi Menguntungkan!

Pengertian P2P Lending

P2P lending adalah layanan pinjaman online berbasis teknologi informasi yang terjadi secara langsung antara pemilik dana (lender) dan peminjam (borrower). Biasanya kedua belah pihak ini akan berada di satu platform seperti layaknya marketplace yang menaungi proses pinjam meminjam. Layanan pinjaman melalui P2P lending ini tidak menggunakan jasa lembaga perbankan. Inilah yang membuat banyak orang tertarik untuk berinvestasi ataupun meminjam dari layanan ini. Prosesnya lebih sederhana dibandingkan pinjaman lembaga keuangan.

P2P lending telah menjadi salah satu alternatif investasi yang semakin populer di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah platform P2P lending yang beroperasi di Indonesia terus bertambah. Hal ini menunjukkan minat masyarakat Indonesia yang tinggi terhadap investasi ini.

Cara Kerja P2P Lending

Cara kerja P2P lending dapat dijelaskan dari sudut pandang investor dan peminjam.

Sebagai investor, kamu bisa melihat berbagai data peminjam. Sebut saja seperti data diri, jenis usaha, riwayat usaha yang dijalankan, pendapatan, dan bahkan riwayat keuangan. Dengan adanya data-data ini, kamu dapat melakukan analisis risiko sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada peminjam tertentu. Setelah melakukan analisis risiko, kamu bisa memilih peminjam yang sesuai dengan kriteria investasi kamu. Setelah memilih peminjam, kamu bisa langsung mendistribusikan dana yang kamu ingin investasikan kepada peminjam tersebut.

Nantinya, peminjam akan membayar pinjaman sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Peminjam akan membayar cicilan pinjaman secara berkala, misalnya setiap bulan. Sebagai investor, kamu akan mendapatkan keuntungan dari pokok dan bunga yang peminjam bayarkan. Keuntungan ini bisa didapatkan secara berkala sesuai dengan jadwal pembayaran cicilan pinjaman.

BACA JUGA :  Jangan Salah, Ini Cara Isi Token Listrik ke Meteran yang Tepat

Dalam P2P lending, ada juga peran platform sebagai perantara antara investor dan peminjam. Platform ini akan memfasilitasi proses peminjaman mulai dari menghubungkan investor dengan peminjam, mengumpulkan dana dari investor, dan mendistribusikan dana kepada peminjam. Platform juga akan memfasilitasi proses pembayaran cicilan pinjaman dari peminjam kepada investor.

Keunggulan Dibanding Investasi Lain

Investasi dalam P2P lending memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan investasi lainnya. Berikut ini adalah beberapa keunggulan tersebut:

Tidak Perlu Jaminan

Salah satu keunggulan utama dari investasi dalam P2P lending adalah tidak perlu adanya jaminan. Artinya, kamu bisa melakukan pinjaman melalui layanan ini tanpa harus memberikan jaminan seperti rumah atau kendaraan. Hal ini membuat masyarakat lebih terdorong untuk melakukan pinjaman lewat layanan ini daripada melalui bank atau lembaga keuangan lainnya. Semakin banyak calon peminjam yang tertarik, maka semakin besar pula kemungkinan dana yang kamu gelontorkan berkembang.

Potensi Keuntungan Lebih Besar

Return atau imbal hasil dari investasi dalam P2P lending terbilang cukup besar, bahkan jika dibandingkan dengan investasi lain yang selevel. Angka paling tinggi bisa menyentuh 20% hingga 30% per tahun. Apalagi jika kamu bisa mendapatkan perusahaan yang tepat sebagai peminjam, maka passive income dengan nominal besar bukanlah mimpi lagi. Keuntungan yang besar ini tentu saja menjadi daya tarik bagi para investor.

Mudah dan Praktis

Investasi dalam P2P lending lebih mudah dan praktis dibandingkan dengan investasi lain yang mungkin membutuhkan keterampilan khusus atau pendidikan non formal terlebih dahulu. Basis sistem online memudahkan kamu untuk berinvestasi dari manapun dan kapan saja. Selain itu, saat ini ada banyak sekali platform yang menawarkan layanan ini. Kamu hanya perlu memilih platform yang tepat dan memulai investasi. Rata-rata platform investasi P2P lending juga memiliki sistem yang mudah untuk dipakai dan dipelajari.

BACA JUGA :  Cek Kuota Indosat

Transaksi Aman

Salah satu kekhawatiran investor saat berinvestasi adalah keamanan dana yang diinvestasikan. Layanan pinjam meminjam yang satu ini sebenarnya sudah diatur dan diawasi secara resmi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tentunya, untuk meningkatkan keamanan dana yang kamu investasikan, selalu pilih platform yang bereputasi dan resmi terdaftar di OJK. Sebagai investor, kamu perlu memastikan legalitas perusahaan yang menaungi layanan P2P lending pilihanmu.

Modal Investasi Mulai dari Nominal Kecil

P2P lending memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk berinvestasi, bahkan dengan modal kecil sekalipun. Beberapa instrumen investasi, khususnya yang memberikan potensi return tinggi, selalu membutuhkan modal besar. Namun, ini berbeda dengan P2P lending. Kamu bisa mulai berinvestasi dari nominal Rp100 ribuan saja. Dengan modal kecil ini, kamu sudah bisa memulai investasi dan potensi keuntungan tetap ada.

Imbal Hasil Per Bulan

Investasi dalam P2P lending memberikan keuntungan berupa imbal hasil yang bisa didapatkan setiap bulan. Hal ini mirip dengan mendapatkan gaji bulanan. Sebagai investor, kamu bisa mendapatkan atau mengambil keuntungan setiap bulan. Ini sesuai dengan skema awal di mana peminjam akan membayar cicilan pinjaman setiap bulan selama tenor berjalan. Tanpa bekerja pun, kini kamu bisa mendapatkan dana tambahan setiap bulan sesuai dengan suku bunga yang telah disepakati.

Target Pasar Peminjam Beragam

Layanan P2P lending tidak hanya memiliki satu produk saja. Ada pinjaman untuk individu (konsumtif), UMKM, toko online, dan lain-lain. Keberagaman produk pinjaman ini membuat investor memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan calon peminjam. Artinya, dana yang diinvestasikan bisa lebih cepat berkembang karena ada banyak calon peminjam yang bisa dipilih.

Bunga Signifikan

Perbedaan produk pinjaman di layanan P2P lending juga membuat besaran bunganya berbeda. Bunga paling tinggi biasanya dikenakan pada produk pinjaman individu atau konsumtif. Kamu bisa melakukan diversifikasi investasi dengan meminjamkan dana untuk pinjaman UMKM dan konsumtif. Dengan melakukan diversifikasi investasi ini, kamu dapat memperoleh pendapatan bunga yang signifikan dalam satu instrumen investasi.

BACA JUGA :  Cara Menghapus Mutasi Rekening BCA, Tanpa Datang ke Bank

Pengembalian Relatif Cepat

Keunggulan terakhir dari investasi dalam P2P lending adalah pengembalian dana yang relatif cepat. Banyak peminjam yang cenderung memilih tenor kecil. Apalagi jika kamu menyasar peminjam di sektor individu atau konsumtif, tenornya sudah pasti lebih cepat karena nominal pinjaman juga tidak terlalu besar. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan kembali dana yang diinvestasikan dalam waktu yang relatif singkat.

Setelah memahami keunggulan dan cara kerja P2P lending, tentu kamu tertarik untuk mencoba investasi ini. Namun, sebelum memulai investasi, pastikan kamu memilih platform P2P lending yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Pilih platform yang menyediakan setoran dana melalui e-wallet atau transfer rekening, agar kamu bisa menggunakan layanan top up dan transfer dari sobatcloud.com yang bebas biaya administrasi. Dengan memilih platform yang tepat, kamu bisa memulai investasi dengan lebih aman dan nyaman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *