5 Cara Investasi Saham Modal Kecil yang Aman, Mulai 100 Ribu

Investasi Saham Modal Kecil bagi Pemula

Investasi saham seringkali dianggap sebagai aktivitas yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang kaya atau yang sudah ahli di bidang ini. Namun, anggapan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Bahkan, para pemula dan orang yang baru ingin mencoba berinvestasi di bidang saham dengan bujet terbatas juga bisa ikutan investasi ini. Di bawah ini akan diajarkan cara investasi saham modal kecil bagi pemula yang cenderung menyediakan bujet kecil untuk investasi. Jika kamu adalah orang yang berpatokan bahwa berinvestasi saham membutuhkan modal minimal puluhan juta, sebaiknya lupakan dulu pola pikir seperti itu. Di sini, kamu akan belajar cara berinvestasi dengan modal mulai dari Rp100.000 saja.

Pada era digital seperti sekarang ini, teknologi telah memudahkan kita untuk melakukan berbagai aktivitas, termasuk berinvestasi. Kamu tidak perlu lagi pergi ke kantor perusahaan sekuritas atau bertemu dengan perantara untuk melakukan transaksi jual beli saham. Sekarang ini, ada banyak aplikasi dan platform pasar modal yang memungkinkanmu melakukan setoran awal dengan bujet tidak lebih dari seratus ribu rupiah. Selain itu, langkah ini juga bisa dimanfaatkan untuk belajar berinvestasi dengan benar sebelum melakukan investasi bermodal tinggi dengan risiko yang lebih tinggi pula.

Pilih Sekuritas yang Sesuai

Langkah pertama dalam berinvestasi saham adalah menetapkan bujet awal yang kamu rela untuk keluarkan. Setelah itu, barulah kamu memilih perusahaan sekuritas yang memungkinkanmu memberikan setoran awal yang ringan dan sesuai dengan bujet yang sudah direncanakan sebelumnya. Sekarang, ada banyak aplikasi investasi yang memberikan fasilitas ini. Kamu bisa mencari informasi tentang aplikasi-investasi saham yang tersedia di Indonesia dan memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu.

Namun, sebelum memilih perusahaan sekuritas, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Pertama, pastikan perusahaan tersebut memiliki izin usaha yang sah dan diawasi oleh otoritas yang berwenang, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini penting agar kamu bisa berinvestasi dengan aman dan terhindar dari penipuan. Selain itu, periksa juga track record dari perusahaan sekuritas tersebut. Pilihlah yang memiliki reputasi baik dan memiliki pengalaman yang cukup dalam industri ini.

BACA JUGA :  Khusus Pengguna Baru, Begini Cara Daftar DANA yang Benar

Pilih Saham Sesuai Bujet dan Potensial

Setelah memilih perusahaan sekuritas yang memungkinkan melakukan setoran awal sesuai bujet, saatnya membeli saham. Biasanya, perusahaan akan mematok pembelian saham awal sebanyak satu lot atau 100 lembar. Jika bujet awal untuk investasi yang kamu pilih adalah sebesar Rp100.000, carilah saham dengan harga di bawah Rp1.000 per lembar. Hal ini mungkin hanya terlihat seperti menghemat karena dengan memilih harga saham per lembar di bawah seribu rupiah, kamu bisa berhemat beberapa ribu dari selisihnya. Namun, yang tidak kamu ketahui adalah adanya biaya di setiap pembelian satu lembar saham. Jadi, membeli harga saham per lembar di bawah Rp1.000 adalah untuk memastikan dana awal yang kamu setorkan setelah membayar seratus lembar tidak jauh lebih besar daripada bujet yang sudah kamu patok.

Cara investasi saham modal kecil berikutnya adalah mempertimbangkan keuangan perusahaan tempatmu akan berinvestasi dari tingkat likuiditasnya. Semakin rendah tingkat likuiditasnya, semakin buruk keuangan perusahaan tersebut. Tentunya kamu perlu menghindari perusahaan dengan keuangan buruk agar tidak rugi nantinya. Tingkat likuiditas selalu menjadi informasi yang tersedia di setiap platform investasi kamu. Perhatikan juga potensi pertumbuhan saham tersebut. Pilih saham yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik dan sesuai dengan risiko yang kamu siapkan.

Perhatikan Biaya Transaksi

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, setiap perusahaan sekuritas mematok biaya transaksi yang berbeda, baik untuk pembelian maupun penjualan saham. Biaya transaksi ini bisa berkisar mulai dari 0,15% sampai 0,35% dari nilai transaksi. Biaya ini bisa menjadi pertimbangan saat akan melakukan penjualan untuk menentukan seberapa besar keuntungan bersih yang ingin kamu dapatkan. Pastikan setiap kali melakukan penjualan kamu sudah memastikan keuntungan itu sudah dikurangi biaya penjualan.

BACA JUGA :  Cara Pinjam Pulsa Tri, Berguna Banget Pas Kepepet Butuh Pulsa

Selain itu, biaya transaksi ini juga bisa menjadi pertimbangan seberapa sering kamu melakukan transaksi. Semakin sering melakukan transaksi, semakin besar pula pengeluaranmu. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli atau menjual saham, pikirkan dengan matang apakah transaksi tersebut benar-benar menguntungkan dan apakah biaya transaksinya sebanding dengan keuntungan yang akan kamu dapatkan.

Beli dan Jual Saham di Waktu yang Tepat

Bagi pemula, sangat penting diingat bahwa investasi saham membutuhkan jangka waktu yang lama agar menghasilkan untung besar. Oleh karena itu, pastikan modal awal yang digunakan dibedakan dari uang tabungan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Jika tidak, ada kemungkinan kamu bakal terjebak pada kemungkinan menjual saham di waktu yang tidak tepat.

Tentunya kamu tahu bahwa saat yang tepat untuk membeli saham adalah saat nilainya turun, begitu juga sebaliknya. Namun, jika dana kebutuhan hidup dan dana investasi disamakan, ada kemungkinan kamu bakal mencairkan saham sebelum nilainya naik saat membutuhkan dana darurat yang nominalnya besar. Kalau sudah begitu, bukannya untung melainkan malah buntung.

Lakukan Investasi Berjangka

Cara investasi modal kecil ini masih berhubungan dengan poin sebelumnya, yaitu sumber dana. Tidak ada yang bisa memungkiri bahwa investasi saham adalah investasi jangka panjang dan bertumbuh. Semakin banyak dana yang kamu investasikan, semakin besar keuntungan yang kamu dapatkan. Oleh karena itu, sisihkan dana untuk investasi setiap bulannya dan pastikan dana itu adalah pengurangan dari seluruh pendapatan, kebutuhan hidup, dan kebutuhan mendadak. Setelah itu, lakukan pembelian saham setiap bulannya atau secara berkala terus-menerus sampai jangka waktu pencairan yang kamu inginkan, misalnya lima tahun. Melakukan investasi berjangka ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

BACA JUGA :  BPJS JKK: Pengertian hingga Syarat Pencairannya

Jika masih belum yakin dengan investasi saham, sebaiknya pelajari cara kerjanya terlebih dahulu. Ada beberapa aplikasi saham yang memberikan fitur simulasi untuk belajar saham yang sudah ditulis di artikel lainnya. Dengan belajar dan berlatih terlebih dahulu, kamu akan lebih siap dan percaya diri dalam melakukan investasi saham dengan modal kecil.

Kesimpulan

Investasi saham modal kecil bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan oleh pemula. Dengan adanya berbagai aplikasi dan platform pasar modal, siapa pun bisa ikut berinvestasi saham dengan bujet terbatas. Namun, dalam memilih perusahaan sekuritas, perlu diperhatikan latar belakang dan kebijakan perusahaan tersebut. Pilihlah perusahaan yang memiliki izin usaha yang sah dan track record yang baik.

Selain itu, dalam membeli saham, perlu diperhatikan juga harga saham per lembar dan tingkat likuiditas perusahaan. Pilihlah saham yang sesuai dengan bujet dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik. Jangan lupa juga untuk memperhatikan biaya transaksi yang dikenakan oleh perusahaan sekuritas. Perhitungkan dengan matang setiap kali akan melakukan transaksi agar tidak merugi.

Ingatlah juga bahwa investasi saham adalah investasi jangka panjang. Jadi, pisahkan dana investasi dari dana kebutuhan hidup sehari-hari. Lakukan investasi berjangka dengan menyisihkan dana setiap bulannya dan lakukan pembelian saham secara berkala. Dengan melakukan semua ini, diharapkan kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari investasi sahammu.

Jadi, jangan takut untuk mencoba investasi saham modal kecil. Siapkan bujet yang sesuai, pilih perusahaan sekuritas yang tepat, beli saham dengan bijak, dan lakukan investasi berjangka. Dengan cara ini, kamu bisa menjadi investor saham yang sukses meskipun dengan modal kecil. Selamat mencoba dan semoga sukses!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *