Syarat dan Cara Deposito BRI agar Bisa Dapatkan Keuntungan Maksimal

Mengenal Deposito Bank BRI

Deposito bank BRI adalah salah satu produk keuangan yang ditawarkan oleh Bank Rakyat Indonesia. Deposito ini dapat digunakan sebagai sarana untuk menyimpan uang dengan tujuan memperoleh keuntungan dari simpanan yang dimiliki serta turut memajukan pembangunan di tanah air. Bank BRI menawarkan berbagai periode jangka waktu penyimpanan, mirip dengan deposito yang ditawarkan oleh bank-bank lain.

1. Deposito Konvensional

Deposito konvensional merupakan salah satu jenis deposito yang ditawarkan oleh Bank BRI. Jenis simpanan ini memiliki variasi waktu penyimpanan mulai dari 1 hingga 36 bulan. Salah satu keunggulan dari deposito konvensional BRI adalah adanya layanan perpanjangan otomatis dengan Automatic Roll Over (ARO). Dengan layanan ini, kamu tidak perlu repot-repot memperpanjang tenggat waktu deposito secara manual. Selain itu, Bank BRI juga menawarkan dana minimum simpanan yang rendah, yaitu mulai dari Rp10 juta atau Rp5 juta jika kamu melakukan deposito melalui internet banking. Suku bunga deposito BRI untuk periode pertengahan Maret 2023 masih berada di kisaran 2,25% hingga 3%, tergantung pada nominal simpanan yang kamu miliki.

2. Deposito Syariah

Selain deposito konvensional, Bank BRI juga menyediakan deposito syariah sebagai salah satu pilihan investasi. Deposito syariah ini cocok bagi nasabah BRI yang beragama Islam dan tidak ingin mendapatkan sistem bunga pada simpanan mereka. Kamu dapat memilih untuk menyimpan uang dalam deposito syariah dengan menggunakan valuta uang lokal atau internasional seperti Dolar Amerika. Penting untuk diketahui bahwa deposito syariah awalnya diterbitkan oleh BRI Syariah sebelum kemudian bergabung dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

BACA JUGA :  Memperbesar gambar / foto hingga 400% tanpa mengurangi kualitas

Apa Keuntungan yang Ditawarkan?

Seperti halnya produk simpanan yang ditawarkan oleh banyak bank di Indonesia, deposito BRI juga menawarkan beberapa keunggulan dan keuntungan bagi nasabahnya. Beberapa keuntungan yang ditawarkan antara lain:

1. Suku bunga kompetitif: Bank BRI menawarkan suku bunga deposito yang kompetitif, sehingga kamu memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari simpananmu.

2. Opsi jangka waktu yang fleksibel: Deposito BRI memiliki jangka waktu penyimpanan yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 36 bulan. Hal ini memberikan kebebasan bagi nasabah untuk memilih jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi mereka.

3. Tidak ada biaya administrasi bank: Nasabah deposito BRI tidak dikenakan biaya administrasi bank, kecuali biaya meterai yang harus dibayarkan saat pembukaan dan penutupan rekening kustodian.

4. Pembayaran uang muka dapat dilakukan sebelum jatuh tempo: Nasabah deposito BRI dapat melakukan pembayaran uang muka sebelum tanggal jatuh tempo, sehingga memberikan fleksibilitas dalam mengelola keuangan mereka.

5. Durasi deposito dapat diperpanjang dengan ARO: Bank BRI menyediakan layanan Automatic Roll Over (ARO) yang memungkinkan nasabah untuk memperpanjang durasi deposito secara otomatis setelah jatuh tempo. Hal ini memudahkan nasabah untuk terus mengoptimalkan investasi mereka tanpa harus repot-repot memperpanjang secara manual.

6. Kemudahan membuka rekening giro: Selain deposito, nasabah BRI juga dapat membuka rekening giro secara online maupun offline. Hal ini memudahkan nasabah untuk melakukan transaksi perbankan sehari-hari.

Syarat dan Cara Deposito BRI

Untuk membuka tabungan deposito di Bank BRI, terdapat beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi oleh calon nasabah. Berikut adalah beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan:

1. Memiliki rekening BRI: Calon nasabah deposito BRI harus memiliki rekening tabungan atau cek di Bank BRI.

BACA JUGA :  Begini Cara Transfer Pulsa XL Antara Sesama Pengguna XL & Provider Lain

2. Kartu identitas: Calon nasabah perlu menyertakan kartu identitas asli seperti KTP, Paspor, atau SIM bagi Warga Negara Indonesia (WNI), dan KITAS/KIMS bagi Warga Negara Asing (WNA).

3. NPWP: Jika calon nasabah memiliki NPWP, maka perlu menyertakan NPWP tersebut.

4. Biaya bea meterai: Calon nasabah perlu menyediakan biaya untuk bea meterai yang harus dibayarkan saat pembukaan dan penutupan rekening kustodian.

5. Tarif pajak: Tarif pajak atas bunga yang diterima oleh nasabah didasarkan pada peraturan yang berlaku.

Setelah memenuhi persyaratan di atas, calon nasabah dapat membuka deposito BRI baik secara online maupun offline. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuka deposito BRI secara offline:

1. Kunjungi kantor Bank BRI terdekat.

2. Siapkan semua dokumen persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya.

3. Isi formulir aplikasi untuk membuka rekening kustodian.

4. Pilih metode deposito yang diinginkan dan siapkan jumlah setoran yang akan didepositokan.

5. Tunggu petugas bank memproses permintaan pembukaan deposito.

6. Minimal uang yang diperlukan untuk membuka deposito secara offline adalah Rp10 juta.

Selain melalui metode offline, calon nasabah juga dapat membuka deposito BRI secara online melalui layanan internet banking. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuka deposito BRI secara online:

1. Pastikan kamu telah terdaftar sebagai pengguna internet banking BRI.

2. Setoran deposito BRI secara online memiliki batas minimal Rp5 juta dan batas maksimal Rp100 juta.

3. Buka laman ib.bri.co.id.

4. Pilih “Layanan” dan klik “Buka Deposito”.

5. Terima persyaratan yang diberikan untuk membuka rekening kustodian.

6. Pilih sumber akun yang akan digunakan untuk setoran deposito dan masukkan jumlah setoran pokok yang diinginkan.

7. Pilih tenggat waktu deposito yang diinginkan dan jenis perpanjangan yang diinginkan.

BACA JUGA :  Deposito Berjangka: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menghitungnya

8. Masukkan kata sandi dan kode m-token untuk mengkonfirmasi pembukaan deposito.

Setelah langkah-langkah di atas selesai dilakukan, deposito kamu akan terdaftar di Bank BRI. Kamu dapat memilih sub-menu “Status Deposito” untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai deposito yang kamu miliki.

Itulah beberapa syarat dan cara untuk membuka deposito BRI, baik melalui metode offline maupun online. Pastikan kamu menentukan tenggat waktu deposito sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu agar tidak terjadi kendala saat akan mencairkan deposito di kemudian hari.

Untuk mendukung kamu dalam menabung dan menghemat pengeluaran, jangan lupa untuk mendownload aplikasi sobatcloud.com. sobatcloud.com adalah aplikasi transfer uang yang bebas biaya dan telah mendapatkan lisensi resmi dari Bank Indonesia serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Dengan menggunakan aplikasi sobatcloud.com, kamu dapat menghemat biaya transfer antarbank dan mengalokasikan uang tersebut sebagai tambahan tabungan. Mari hidup lebih hemat dan bijak dalam mengelola keuangan bersama sobatcloud.com!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *