Ini Cara Daftar IMEI Tanpa ke Bea Cukai Lagi

Cara Daftar IMEI Tanpa ke Bea Cukai Melalui Website

Mendaftarkan IMEI ponsel dari luar negeri kini menjadi lebih mudah dan praktis. Anda tidak perlu lagi repot datang ke kantor Bea Cukai untuk mendaftar IMEI. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah melalui website resmi milik Bea Cukai di https://www.beacukai.go.id/register-imei.html.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi website tersebut. Setelah itu, Anda perlu mengisi data diri dan informasi perjalanan Anda, seperti waktu keberangkatan dan waktu kedatangan. Setelah itu, Anda dapat memasukkan data lengkap mengenai ponsel yang Anda bawa, mulai dari merek, tipe, RAM, hingga kapasitas penyimpanan. Jangan lupa untuk memasukkan nomor IMEI ponsel Anda. Setelah semua data terisi dengan benar, Anda perlu mengisi permintaan Captcha yang diminta. Setelah itu, klik ‘Send’ dan tunggu beberapa saat.

Setelah proses pengiriman data selesai, Anda akan mendapatkan Kode QR dan Registration ID. Kedua hal ini sangat penting dan harus Anda tunjukkan kepada petugas Bea Cukai yang ada di bandara. Pastikan Anda juga menyiapkan boarding pass, paspor, dan invoice pembelian ponsel Anda. Dokumen-dokumen ini akan digunakan untuk mempermudah proses pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai.

Namun, sebelum melakukan proses pendaftaran IMEI, Anda perlu mengetahui beberapa komponen biaya yang harus dibayarkan. Biaya yang harus dibayarkan meliputi PPN sebesar 11 persen, bea masuk sebesar 10 persen, dan PPH sebesar 10 persen jika Anda memiliki NPWP. Bagi yang tidak memiliki NPWP, mereka wajib membayar biaya PPH sebesar 20 persen.

BACA JUGA :  Mengenal Apa Itu Sukuk Tabungan dan 7 Keuntungannya

Untuk menghindari kesalahan saat mengisi data ponsel yang diminta, sebaiknya Anda menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan dengan teliti jauh-jauh hari sebelum keberangkatan. Kesalahan dalam mengisi data dapat menimbulkan kecurigaan dari pihak pemeriksa dan dapat memperlambat proses pendaftaran.

Perlu diketahui bahwa pendaftaran IMEI di Bea Cukai hanya terbatas pada ponsel, tablet, dan komputer jinjing. Jumlah maksimal ponsel yang diizinkan sebagai barang bawaan penumpang dari luar negeri adalah 2 buah. Selain itu, total harga kedua ponsel tersebut tidak boleh melebihi 500 dolar AS atau setara dengan Rp7,4 juta.

Proses pendaftaran IMEI sebaiknya dilakukan saat kedatangan sebelum keluar dari terminal bandara. Namun, jika hal ini tidak memungkinkan, Anda masih dapat melakukan pendaftaran paling lambat 60 hari setelah kedatangan. Namun, jika Anda mendaftar melebihi batas waktu tersebut, Anda tidak akan memperoleh fasilitas pembebasan bea masuk.

Pendaftaran IMEI harus dilakukan sendiri oleh pendatang dari luar negeri. Namun, jika Anda berhalangan, Anda dapat memberikan surat kuasa kepada pihak lain untuk mendaftarkan IMEI atas nama Anda.

Cara Daftar IMEI Tanpa ke Bea Cukai Melalui Aplikasi

Selain melalui website, Anda juga dapat mendaftarkan IMEI ponsel Anda melalui aplikasi Bea Cukai. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan dapat diunduh melalui Play Store.

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh aplikasi ‘Mobile Bea Cukai’ melalui Play Store. Setelah itu, buka aplikasi dan pilih opsi ‘IMEI’. Anda perlu mengisi data diri secara lengkap, termasuk informasi tentang penerbangan yang Anda naiki. Selain itu, Anda juga perlu mengisi detail ponsel yang Anda bawa, seperti merek, tipe, dan nomor IMEI. Setelah semua data terisi dengan benar, periksa sekali lagi dan klik tombol ‘Complete’.

BACA JUGA :  Mau Simpan Uang? Ketahui Dulu Jenis Tabungan Mandiri

Setelah Anda mengklik tombol ‘Complete’, Anda akan mendapatkan Kode QR dan Registration ID. Seperti pada pendaftaran melalui website, Anda perlu menunjukkan Kode QR kepada petugas Bea Cukai yang ada di bandara untuk melakukan pemindaian. Setelah melakukan pemindaian, Anda akan menerima dokumen persetujuan dari pejabat Bea Cukai setempat. Selain itu, Anda juga perlu membayar biaya pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cara Daftar IMEI Tanpa ke Bea Cukai Melalui Operator Seluler

Bagi Warga Negara Asing (WNA) yang akan datang ke Indonesia dalam jangka waktu tidak lebih dari 90 hari, mereka dapat mendaftarkan IMEI ponsel mereka melalui operator seluler. Proses pendaftaran IMEI melalui operator seluler tidak dikenakan biaya pajak.

Untuk melakukan pendaftaran IMEI melalui operator seluler, WNA perlu datang ke kantor resmi operator telekomunikasi yang akan digunakan. Mereka perlu membawa dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti paspor dan pas foto. Seluruh layanan pendaftaran IMEI melalui operator seluler dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor Bea Cukai.

Setelah mengetahui beberapa cara daftar IMEI tanpa ke Bea Cukai, Anda tidak perlu lagi bingung atau khawatir untuk mengatur waktu kunjungan ke kantor fisik Bea Cukai. Pilihlah cara yang paling sesuai dan praktis untuk Anda.

Perlu diingat bahwa IMEI ponsel yang dibeli dari luar negeri tidak dapat didaftarkan langsung ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Pendaftaran IMEI di Kemenperin hanya dikhususkan untuk ponsel yang dijual secara legal di Indonesia. Jadi, pastikan Anda memahami perbedaan ini agar tidak keliru dalam proses pendaftaran IMEI.

Bagi WNA yang baru tiba di Indonesia dan ingin melakukan transfer uang ke luar negeri, sekarang Anda tidak perlu repot lagi untuk antri di bank. Kini sudah tersedia aplikasi sobatcloud.com yang dapat memudahkan proses transfer dana ke lebih dari 55 negara di dunia. Hanya dengan menggunakan smartphone dan koneksi internet, Anda dapat melakukan transfer dari mana saja dan kapan saja. Biaya administrasi yang harus dibayarkan juga terjangkau, yaitu hanya sebesar Rp 70 ribu. Jadi, segera download aplikasi sobatcloud.com melalui App Store atau Play Store dan manfaatkan layanan sobatcloud.com Globe dengan maksimal.

BACA JUGA :  Mau Kuliah di Harvard University? Simak Dulu Info Penting Berikut!

Demikianlah penjelasan mengenai cara daftar IMEI tanpa ke Bea Cukai. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang membutuhkannya. Terima kasih.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *