Cara Bikin BPJS Ketenagakerjaan Online Bagi Freelancer, Mudah Lho!

Jenis Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Ketika ingin mengikuti tahapan cara bikin BPJS Ketenagakerjaan, kamu harus tahu jenis-jenis keanggotaannya terlebih dulu. Ada jenis status keanggotaan yang tersedia, yaitu:

1. Penerima Upah

Jenis anggota BPJS Ketenagakerjaan pertama adalah penerima upah. Mereka adalah pekerja yang mempunyai status karyawan, baik karyawan swasta, aparatur sipil negara (ASN), atau BUMN. Sebagai seorang pekerja yang mendapatkan penghasilan tetap, penerima upah memiliki kewajiban untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Dengan menjadi anggota, mereka akan mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kerja seperti kecelakaan kerja, cacat total, dan kematian. Selain itu, mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan manfaat jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

2. Bukan Penerima Upah

Selanjutnya, ada kategori anggota bukan penerima upah. Mereka adalah kelompok pekerja yang mendapatkan penghasilan lewat usaha mandiri. Contohnya adalah pengusaha, freelancer, pelaku UKM, dan lain semacamnya. Bagi pekerja yang termasuk dalam kelompok ini, menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan juga merupakan kewajiban. Dengan menjadi anggota, mereka akan mendapatkan perlindungan yang sama seperti anggota penerima upah. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan manfaat jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

3. Pekerja Migran Indonesia

Status keanggotaan pekerja migran ditujukan untuk pekerja WNI yang mendapatkan penghasilannya di luar wilayah hukum Republik Indonesia. Pekerja migran Indonesia yang bekerja di luar negeri juga memiliki kewajiban untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. Dengan menjadi anggota, mereka akan mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kerja yang mungkin terjadi di tempat kerja mereka di luar negeri. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan manfaat jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

BACA JUGA :  Inilah 7 Jenis Kartu ATM serta Rincian Limit Tarik Tunai BNI

4. Pekerja Jasa Konstruksi

Keanggotaan ini ditujukan untuk mereka yang bekerja di bidang jasa konstruksi. Layanan jasa konstruksi mencakup proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan proyek konstruksi. Bagi pekerja di bidang jasa konstruksi, menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan juga merupakan kewajiban. Dengan menjadi anggota, mereka akan mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko kerja yang mungkin terjadi di tempat kerja mereka di bidang jasa konstruksi. Mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan manfaat jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

Manfaat BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan berfungsi dalam memberikan perlindungan bagi setiap anggotanya. Dengan menjadi anggota, kamu akan memperoleh manfaat BPJS Ketenagakerjaan dalam berbagai bentuk, di antaranya:

1. Jaminan Hari Tua (JHT)

Pertama adalah manfaat berupa jaminan hari tua. Kamu bisa mendapatkannya dalam bentuk uang tunai saat mencapai usia 56 tahun, mengalami cacat total, atau kematian. Dalam kondisi tertentu, kamu bisa pula mengajukan pencairan sebagian dana JHT. Skema iuran JHT berbeda-beda sesuai dengan status kepesertaan. Untuk freelancer yang termasuk dalam kelompok anggota bukan penerima upah, perhitungannya berdasarkan tingkat penghasilan. Iuran terkecil adalah Rp20 ribu, dan tertinggi adalah Rp414 ribu per bulan.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Selanjutnya, ada pula manfaat berupa jaminan kecelakaan kerja. Perlindungan ini berlaku tidak hanya di tempat kerja. Namun, kamu juga akan mendapatkannya ketika melakukan perjalanan ke tempat kerja atau tengah dalam perjalanan dinas. Besaran iuran JKK BPU BPJS Ketenagakerjaan adalah 1% penghasilan, (minimal Rp10 ribu, maksimal Rp207 ribu).

3. Jaminan Pensiun (JP)

BPJS Ketenagakerjaan juga mempunyai manfaat dalam bentuk jaminan pensiun. Hanya saja, jaminan ini hanya berlaku bagi kelompok anggota penerima upah. Jadi, kamu yang berstatus sebagai freelancer tidak bisa mendapatkan manfaat jaminan pensiun. Jaminan pensiun akan diberikan kepada anggota BPJS Ketenagakerjaan yang telah mencapai usia pensiun atau mengalami cacat total. Besaran iuran JP BPU adalah 5,7% dari upah yang diterima oleh anggota penerima upah.

BACA JUGA :  Isi Pulsa Prabayar PLN Kian Mudah, Tak Perlu Keluar Rumah!

4. Jaminan Kematian (JKM)

Ada pula manfaat berupa jaminan kematian. Nominal iuran JKM BPU adalah sebesar Rp6.800 per bulan. Manfaat ini ditujukan bagi para ahli waris yang bisa diperoleh dalam berbagai bentuk, termasuk di antaranya adalah:

– Santunan kematian
– Santunan berkala
– Biaya pemakaman
– Beasiswa pendidikan yang ditujukan untuk anak, berlaku maksimal hanya untuk 2 anak

5. Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP)

Jaminan kehilangan pekerjaan merupakan manfaat terbaru yang bisa didapatkan dari cara bikin BPJS Ketenagakerjaan. Seperti halnya jaminan pensiun, jaminan kehilangan pekerjaan hanya berlaku bagi anggota BPJS Ketenagakerjaan yang berstatus sebagai karyawan. Manfaat ini memberikan jaminan penghasilan selama 6 bulan sejak kehilangan pekerjaan. Besaran iuran JKP BPU adalah 0,24% dari upah yang diterima oleh anggota penerima upah.

Cara Bikin BPJS Ketenagakerjaan Online

Sampai di sini, kamu sudah mengetahui jenis keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan yang sesuai untuk pekerja dengan status freelancer. Selain itu, kamu juga tahu manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, kamu tinggal melakukan pendaftaran untuk bisa menjadi salah satu anggotanya. Cara pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan tidaklah sulit. Bahkan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan menyediakan cara pendaftaran secara online. Kamu juga tidak perlu melakukan pembayaran biaya dalam bentuk apa pun saat mendaftar.

Syarat Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Terdapat beberapa persyaratan dokumen yang perlu kamu persiapkan ketika ingin mengikuti langkah-langkah cara bikin BPJS Ketenagakerjaan, yaitu:

– KTP
– Alamat Email aktif
– Nomor HP aktif

Cara Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Kalau sudah mempersiapkan persyaratannya, kamu bisa mengikuti cara bikin akun BPJS Ketenagakerjaan berikut ini.

1. Buka laman BPJS Ketenagakerjaan BPU
2. Verifikasi data serta tuliskan kode captcha yang muncul di layar. Jangan lupa menekan tombol “Lanjutkan” dan centang tanda persetujuan
3. Tuliskan data yang diminta dengan benar dan klik “Request OTP”
4. Lakukan pengisian data individu berkaitan dengan informasi pekerjaan
5. Laksanakan pembayaran iuran ketika telah memperoleh kode iuran yang dikirim via email
6. BPJS Ketenagakerjaan mengirimkan kartu digital via email atau bisa pula kamu ambil dengan mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat

BACA JUGA :  Mau Transfer ke Eropa? IBAN BCA Solusinya!

Setelah terdaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, kamu perlu melakukan pembayaran iuran secara rutin dan tepat waktu. Untuk cara pembayarannya, kamu bisa memanfaatkan layanan sobatcloud.com dengan mudah. Pakai sobatcloud.com, kamu bisa melunasi tagihan iuran kapan saja dan dari mana saja. Yuk, segera download sobatcloud.com di PlayStore atau AppStore!

Dengan mengetahui cara bikin BPJS Ketenagakerjaan dan manfaat yang bisa kamu dapatkan, sebagai seorang freelancer, kamu bisa melindungi diri sendiri dan keluarga dari berbagai risiko kerja. Dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, kamu juga bisa mempersiapkan masa depan yang lebih baik dengan jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan kehilangan pekerjaan yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Jadi, jangan ragu untuk mendaftar menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan sekarang juga!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *