Pahami Budget Untuk Bisnis: Definisi, Tujuan, Cara Membuat, dan Contohnya

Heading 2: Definisi Budget

Budget (bujet) merupakan anggaran pemasukan dan pengeluaran uang dalam sebuah bisnis. Budget juga dapat diartikan sebagai rencana anggaran yang terperinci. Tujuan dari budget ini adalah untuk menjadi pedoman dalam melaksanakan operasional bisnis pada periode yang akan datang. Selain itu, budget juga digunakan sebagai dasar untuk menentukan keputusan bisnis yang tepat.

Menurut KBBI, budget adalah anggaran pemasukan serta anggaran pengeluaran uang. Budget juga disebut sebagai rencana anggaran yang terperinci. Dalam penerapannya, budget perlu dievaluasi secara berkala untuk menentukan apakah rencana anggaran yang telah dibuat sudah sesuai atau perlu disesuaikan lagi.

Investopedia juga memberikan definisi yang serupa dengan KBBI. Budget adalah estimasi pemasukan dan pengeluaran dalam periode tertentu. Budget dapat dievaluasi secara berkala untuk menentukan apakah rencana anggaran yang telah dibuat sudah sesuai atau perlu disesuaikan lagi.

Heading 2: Macam-Macam Budget dalam Bisnis

Dalam bisnis, terdapat beragam jenis budget yang dapat dibuat. Beberapa contohnya antara lain:

1. Budget Utama
Budget utama merupakan kompilasi dari budget berbagai departemen yang ada di perusahaan. Budget utama ini kemudian dibagi menjadi tiga jenis budget, yaitu budget operasional, budget arus kas, budget keuangan, serta budget tenaga kerja.

2. Budget Operasional
Budget operasional menunjukkan pemasukan dan pengeluaran total sebuah perusahaan selama periode tertentu. Budget operasional tidak hanya mengacu pada penjualan produk saja, tetapi juga melibatkan pengeluaran lainnya seperti biaya operasional, gaji karyawan, dan lain sebagainya. Budget operasional perlu diperbarui secara berkala, bisa tiap bulan, per kuartal, atau tahunan.

3. Budget Arus Kas
Budget arus kas digunakan untuk memperkirakan berapa pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk. Selain itu, budget arus kas juga digunakan untuk memperkirakan utang dan piutang yang akan terjadi selama periode anggaran tersebut. Informasi dari budget ini digunakan untuk menilai apakah perusahaan memiliki kas yang cukup untuk membayar kewajiban lancarnya dan apakah dana sudah dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai target penjualan dan profit yang diinginkan.

BACA JUGA :  Peran Bank Indonesia dalam Sistem Pembayaran

4. Budget Keuangan
Budget keuangan disusun untuk mengetahui modal yang dibutuhkan dalam periode tertentu. Dalam budget keuangan, juga dapat diperoleh informasi mengenai alokasi modal untuk memenuhi kebutuhan selama periode anggaran tersebut.

5. Budget Tenaga Kerja
Budget tenaga kerja digunakan untuk mengestimasikan kebutuhan modal untuk menggaji tenaga kerja, merekrut tenaga kerja baru, serta melakukan pelatihan untuk tenaga kerja.

Heading 2: Tujuan Budgeting

Tujuan utama dari menyusun budget plan adalah untuk:

1. Menetapkan jumlah dana yang diperlukan dan dikeluarkan sehingga tidak ada pengeluaran yang tidak diperlukan. Dengan adanya budget plan, perusahaan dapat mengontrol pengeluaran yang dilakukan dan memastikan bahwa pengeluaran yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

2. Membantu manajemen dalam melakukan monitoring dan evaluasi atas anggaran dana yang sudah diatur. Dengan adanya budget plan, manajemen dapat memantau penggunaan dana sesuai dengan rencana dan melakukan evaluasi jika terdapat perubahan yang perlu dilakukan.

3. Membantu pihak manajemen dalam melakukan perancangan, analisis, hingga pengambilan keputusan bisnis. Dengan adanya budget plan, manajemen dapat melakukan perencanaan keuangan yang lebih baik, menganalisis kinerja bisnis, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang diperoleh dari budget plan.

4. Memastikan agar ada dana tersisa untuk kebutuhan tidak terduga. Dalam budget plan, biasanya akan disisakan dana untuk kebutuhan tidak terduga atau emergency fund. Hal ini penting untuk menghadapi situasi yang tak terduga yang dapat mempengaruhi kelangsungan bisnis.

5. Membantu menentukan kegiatan apa yang harus dilakukan untuk mencapai target jangka pendek maupun target jangka panjang. Dengan adanya budget plan, perusahaan dapat merencanakan kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Heading 2: Cara Budgeting

BACA JUGA :  Apa itu Bootstrapping: Pengertian, Pro-Kontra, dan Mengapa Ini Dilakukan

Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat budget plan untuk bisnis:

1. Tentukan tujuan yang ingin dicapai terlebih dahulu. Tentukan terlebih dahulu tujuan apa yang ingin dicapai dalam periode tersebut. Budget yang ditentukan akan disesuaikan dengan tujuan tersebut.

2. Ketahui pemasukan yang bisa Anda peroleh selama periode tersebut. Ketahui berapa jumlah pemasukan yang bisa Anda peroleh selama periode tersebut. Identifikasi sumber-sumber pemasukan yang dimiliki oleh bisnis Anda.

3. Identifikasi pengeluaran yang mungkin akan terjadi. Identifikasi berbagai pengeluaran yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Identifikasi tiga jenis pengeluaran, yaitu fixed cost, variable expenses, serta one-time expenses.

4. Kenali surplus/defisit dari budget tersebut. Setelah langkah sebelumnya, tentukan berapa perkiraan surplus atau defisit dalam budget plan tersebut. Dengan informasi ini, Anda dapat mengetahui langkah apa yang harus dilakukan untuk mengelola surplus/defisit tersebut.

Contoh Budgeting:

Berikut ini adalah contoh budget plan untuk sebuah bisnis:

RINCIAN PEMASUKAN Periode Januari 2023

No. Detail Pemasukan Aktual (Rp) Budget (Rp) Selisih (Rp)
1. Penjualan produk A 1.000.000.000 800.000.000 200.000.000
2. Penjualan produk B 750.000.000 450.000.000 300.000.000
3. Penjualan produk C 150.000.000 200.000.000 (50.000.000)
4. Penjualan produk D 250.000.000 225.000.000 25.000.000
Total 2.150.000.000 1.675.000.000 475.000.000

Pemasukan Lain-lain
1. Pendapatan sewa 120.000.000 120.000.000 0
2. Bunga deposito 4.000.000 5.000.000 (1.000.000)
3. Jual gedung 2.500.000.000 2.000.000.000 500.000.000
Total 2.624.000.000 2.125.000.000 499.000.000


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *