Catat! Ini Kisaran Biaya Hidup di Australia dan Tips Hemat Pengeluaran

Berikut informasi mengenai biaya hidup di Australia yang bisa kamu jadikan bahan pertimbangan sebelum menetap di Negeri Kangguru.

Berapa Biaya Hidup di Australia?

Australia merupakan salah satu negara yang memiliki biaya hidup yang relatif tinggi. Namun, hal ini tidak menyurutkan minat banyak orang untuk menetap di negara ini. Australia memiliki julukan sebagai “The Lucky Country” karena memiliki sumber daya alam yang melimpah serta kondisi ekonomi yang stabil. Banyak mahasiswa dan pekerja yang tertarik untuk mengejar masa depan yang lebih cerah di Australia.

Sebelum memutuskan untuk menetap di Australia, penting untuk mengetahui kisaran biaya hidup yang akan dikeluarkan setiap bulannya. Biaya hidup ini mencakup makanan, transportasi, dan akomodasi. Biaya hidup di Australia dapat berbeda tergantung pada status seseorang, seperti mahasiswa, pekerja, atau keluarga.

Biaya Hidup di Australia Untuk Mahasiswa

Bagi mahasiswa, biaya hidup di Australia berkisar antara $1.100 hingga $2.500 atau setara dengan Rp11.8 juta hingga Rp25.7 juta per bulan. Untuk menghemat pengeluaran, mahasiswa dapat memilih tinggal di asrama kampus yang biasanya memiliki biaya sewa yang lebih terjangkau. Tinggal di asrama kampus juga memungkinkan mahasiswa untuk menghemat biaya transportasi, karena mereka dapat berjalan kaki ke kampus. Selain itu, tinggal di asrama kampus juga dapat meningkatkan kesehatan mahasiswa karena mereka akan lebih sering berjalan kaki. Uang yang dihemat dari biaya hidup dapat digunakan untuk tabungan atau keperluan lain, seperti jalan-jalan atau membeli buku kuliah.

BACA JUGA :  Daftar Harga Pulsa XL Terbaru Tahun 2022

Namun, bagi mahasiswa yang memilih tinggal di apartemen, pengeluaran akan lebih tinggi. Selain biaya sewa yang tinggi, mahasiswa juga perlu mengeluarkan dana untuk transportasi. Meskipun transportasi umum di Australia cukup memadai dan lebih murah dibanding menggunakan kendaraan pribadi, pengeluaran bulanan dapat meningkat jika mahasiswa sering makan di luar, seperti di kafe atau restoran. Oleh karena itu, disarankan untuk mengatur jadwal makan dan memasak sendiri agar pengeluaran tidak melebihi anggaran bulanan.

Biaya Hidup di Australia Untuk Pekerja

Bagi pekerja, biaya hidup di Australia berkisar antara $2.150 hingga $4.000 atau setara dengan Rp22.1juta hingga Rp41.2 juta per bulan. Biaya terendah dapat didapatkan jika pekerja memiliki rumah sendiri. Namun, harga rumah di Australia tergolong mahal. Alternatifnya, pekerja dapat menyewa rumah atau apartemen tipe studio. Pemilihan tempat tinggal yang strategis, terutama dekat dengan tempat kerja, dapat membantu menghemat biaya transportasi.

Untuk mengurangi pengeluaran, pekerja dapat membawa bekal makan siang sendiri atau makan di kantin tempat bekerja. Pemilihan barang yang benar-benar diperlukan juga dapat membantu menjaga stabilitas keuangan hingga akhir bulan.

Biaya Hidup di Australia Untuk Keluarga

Bagi keluarga, biaya hidup di Australia berkisar antara $3.540 hingga $6.000 atau setara dengan Rp36.5 juta hingga Rp61.9 juta per bulan. Biaya terendah dapat didapatkan jika keluarga hanya tinggal berdua dengan pasangan. Selama belum memiliki anak, pasangan dapat bekerja dan menghasilkan pendapatan masing-masing. Pengelolaan keuangan yang baik sangat penting agar tidak mengalami kesulitan finansial ketika memiliki anak.

Untuk menghemat biaya makan, keluarga dapat memasak menu berbeda setiap hari. Selain itu, penggunaan listrik juga perlu dikurangi dengan mengatur pemakaian barang elektronik. Penggunaan kartu transportasi umum bulanan juga dapat membantu menghemat pengeluaran.

BACA JUGA :  Mau Tambah Daya Listrik? Begini Caranya

Tips Hemat Pengeluaran di Australia

Bagi mereka yang ingin menghemat biaya hidup di Australia, berikut ini adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Mencari promo – Manfaatkan promo yang ditawarkan oleh toko-toko untuk mendapatkan diskon pada bahan pokok, pakaian, atau makanan. Biasanya, toko-toko menawarkan diskon menarik pada hari-hari tertentu. Dengan memanfaatkan promo ini, pengeluaran dapat lebih dihemat.

2. Belanja cerdas – Belilah bahan makanan di farmer markets atau outlet yang menawarkan harga lebih murah dan produk segar. Dengan membeli bahan makanan di tempat-tempat tersebut, pengeluaran dapat lebih efisien.

3. Pilih kota dengan cermat – Bagi keluarga, pilihlah kota dengan biaya hidup yang lebih rendah seperti Adelaide atau Gold Coast. Kota-kota ini memiliki biaya hidup yang lebih terjangkau dibandingkan dengan Sydney, Perth, atau Melbourne.

4. Manfaatkan beasiswa – Jika memungkinkan, cobalah untuk mengajukan beasiswa berprestasi atau mencari peluang lain yang dapat membantu mengurangi biaya hidup.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan dapat membantu menghemat pengeluaran dan menjaga kestabilan keuangan saat tinggal di Australia.

Demikianlah informasi mengenai biaya hidup di Australia yang dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum menetap di negara tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *