Asesmen Nasional Adalah Pengganti Ujian Nasional, Ini Penjelasannya – Semua tentang Ujian

pembaca sobatcloud.com udah tahu belum kalau Ujian Nasional sekarang dihapuskan? Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sudah menetapkan kalau Asesmen Nasional adalah pengganti Ujian Nasional.

Apa elo sudah tahu apa saja yang bakalan diujikan saat Asesmen Nasional? Gue sudah merangkum informasi lengkapnya, nih!

Apa Itu Asesmen Nasional?

Dilansir dari situs resmi milik Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Maksudnya gimana tuh?

Artinya, program Asesmen Nasional nggak diadakan untuk menentukan kelulusan. Program ini diadakan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Jadi, hasil asesmen ini nggak berpengaruh langsung sama kelulusan elo. Keputusan lulus atau nggak elo ditentukan langsung oleh sekolah.

Selain itu, konsep asesmen ini juga beda lho dengan ujian. Asesmen Nasional adalah asesmen yang terdiri atas tiga komponen.

Komponen Asesmen Nasional (dok. Puspendik Kemendikbud)
Komponen Asesmen Nasional (dok. Puspendik Kemendikbud)

Ada lagi nih yang menarik dari Asesmen Nasional ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hanya memilih beberapa siswa secara random dari berbagai sekolah di Indonesia buat ikut asesmen ini. Tahun 2021 kemarin, jumlah sekolah yang ikut Asesmen Nasional adalah:

  • 167.721 SD/MI
  • 58.225 SMP/MTs
  • 22.769 SMA/MA
  • 13.880 SMK
  • 8.607 sekolah kesetaraan
  • 2.003 sekolah khusus

Jadi, kalau elo terpilih buat ikut asesmen ini, bisa dibilang elo lucky guys!

Asesmen Kompetensi Minimum

Seperti yang sudah gue sebutkan tadi, salah satu komponen Asesmen Nasional adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Asesmen ini dilakukan untuk siswa kelas 5 SD, kelas 8 SMP, dan kelas 11 SMA selama dua hari. Jadwal Asesmen Nasional adalah sekitar bulan September dan Oktober.

BACA JUGA :  Apa Perbedaan Fakta dan Opini? Ini Penjelasannya!

Jadi, buat elo yang sudah di tahun terakhir sekolah bisa fokus buat persiapan seleksi ke jenjang yang lebih tinggi, apalagi buat elo yang sudah kelas 12 SMA, bisa lebih fokus buat persiapan UTBK.

Materi yang diujikan asesmen ini nggak banyak kok. Cuma ada tiga macam materi, yaitu:

  • Numerasi seperti aljabar, bilangan, geometri, pengukuran, data dan ketidakpastian
  • Literasi membaca (sastra dan informasi)

Nggak banyak, kan?

Jenis soal yang diujikan juga lebih beragam daripada Ujian Nasional sebelumnya, lho. Bentuk soal dalam asesmen ini meliputi:

  • Pilihan ganda, yaitu memilih salah satu jawaban benar dalam satu soal.
  • Pilihan ganda kompleks dengan memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal.
  • Isian singkat
  • Uraian

Siswa kelas 5 SD akan mengerjakan 30 soal untuk masing-masing materi literasi membaca dan numerasi. Sedangkan murid kelas 8 SMP dan 11 SMA akan mengerjakan 36 soal untuk setiap materi.

Gimana? Nggak sebanyak soal UN kan?

Terus, bagaimana pelaksanaan asesmennya? Dilansir dari Lembar Tanya Jawab Asesmen Nasional yang diterbitkan Kemendikbud, asesmen dilakukan secara online dengan berbasis komputer.

Kira-kira mirip deh sama UTBK. Elo harus langsung menjawab soal-soal yang diberikan melalui komputer yang disediakan.

Lalu hasilnya bagaimana? Hasilnya akan dikirim langsung ke Kemendikbud dan akan digunakan untuk menilai mutu pendidikan baik di tingkat sekolah, daerah, ataupun nasional.

Jadi, hasil asesmennya beneran nggak berpengaruh ke nilai elo di rapor ataupun kelulusan, ya!

Survei Belajar dan Survei Lingkungan Sekolah

Seperti yang sebelumnya sudah gue jelaskan, komponen lain dari Asesmen Nasional adalah Survei Belajar dan Survei Lingkungan Sekolah.

Seperti namanya, survei-survei ini cukup elo jawab sesuai dengan kondisi belajar dan lingkungan sekolah elo saat itu. 

BACA JUGA :  Narrative Text – Pengertian, Struktur, dan Contoh Soal – Materi Bahasa Inggris Kelas 10

Ingat, jawab dengan jujur, ya! Soalnya hasil survei ini juga mempengaruhi analisis pemerintah bahkan sekolah terhadap mutu pendidikan kita.

Survei akan diberikan setelah elo selesai mengerjakan AKM materi hari itu. Jadwalnya bisa gantian nih sesuai dengan jadwal yang sudah disusun sekolah. Misalnya di hari pertama elo ikut asesmen materi numerasi, kemudian elo bakalan dikasih Survei Belajar. Maka asesmen materi literasi dan Survei Lingkungan sekolah bakalan dikasih di hari kedua. Jadi, jadwal asesmen dan survei di sekolah elo bakalan beda sama jadwal teman elo di sekolah lain.

Contoh jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional (dok. Puspendik Kemendikbud)
Contoh jadwal pelaksanaan Asesmen Nasional
(dok. Puspendik Kemendikbud)

Sekarang, elo sudah paham kan kenapa UN diganti dengan Asesmen Nasional? Elo bisa lebih fokus mempersiapkan diri untuk ujian-ujian lainnya. Misalnya ujian kenaikan kelas atau UTBK.

Biar persiapan elo makin oke, coba ikut paket belajar yang tersedia di sobatcloud.com deh. Di sana ada banyak tutor-tutor keren yang siap membantu elo menghadapi ujiannya.

Nggak cuma itu, gue juga udah siapkan series Semua tentang Ujian, nih! Di series ini gue bakal membahas serba-serbi ujian plus tips-tips menghadapinya. Dibaca, yuk!

Semua tentang Ujian:

Bagian 1: Kok di Sekolah Ada Evaluasi Belajar Terus, Sih?

Bagian 2: Ujian Nasional Zaman Dulu vs Zaman Now

Bagian 3: Asesmen Nasional Adalah Pengganti Ujian Nasional, Ini Penjelasannya

Bagian 4: 5 Tips Persiapan Ujian Supaya Dapat Nilai Maksimal

Referensi:

  • Ini 3 Perbedaan Mendasar AN dan UN – Kompas (2021)
  • Kemendikbudristek: Asesmen Nasional Bukan Ujian – Republika (2021)
  • Lembar Tanya Jawab Asesmen Nasional – Puspendik Kemendikbud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *