BI Fast Adalah Teknologi Perbankan yang Praktis, Apa Alasannya?

Definisi BI Fast

BI Fast adalah infrastruktur dalam sistem pembayaran ritel nasional yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Infrastruktur ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran ritel secara real-time, efisien, aman, dan tersedia setiap waktu. Dalam perkembangannya, BI Fast diharapkan dapat menjadi alternatif bagi infrastruktur sistem pembayaran yang sudah ada sebelumnya.

Apa Tujuan Dikembangkannya BI Fast?

Pengembangan BI Fast dilakukan dengan tujuan untuk mengkonsolidasi industri sistem pembayaran dan integrasi keuangan digital secara end-to-end. Hal ini bertujuan agar semua transaksi lebih terpusat dan dapat dilakukan dengan cepat, murah, mudah, aman, dan andal. Pengembangan ini didasarkan pada prinsip SP (Sistem Pembayaran) pada Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang CEMUMUAH.

Perbedaan BI Fast dengan Sistem Pembayaran Lain yang Disediakan oleh Bank Indonesia

Meskipun Bank Indonesia sudah menyediakan berbagai sistem pembayaran bagi masyarakat, BI Fast memiliki sejumlah perbedaan dengan sistem pembayaran online lainnya. Berikut adalah perbedaan-perbedaan tersebut:

Biaya yang Dikenakan

Salah satu perbedaan utama BI Fast dengan sistem pembayaran online lainnya adalah biaya transaksi yang dikenakan. Jika untuk transfer online biasa, masyarakat harus membayar Rp6.500 per transaksi, dengan BI Fast biaya transaksi hanya Rp2.500 saja. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan.

Besar Nominal Transaksi

Selain itu, BI Fast juga memiliki perbedaan dalam hal besar nominal transaksi. Untuk transfer online biasa, biasanya terdapat batasan nilai maksimal yang dapat dikirim yaitu sebesar Rp100 juta. Namun, dengan BI Fast, batasan nilai maksimal transaksi mencapai Rp250 juta. Hal ini memberikan fleksibilitas yang lebih bagi masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan.

BACA JUGA :  CIF adalah: Ini Dia Arti dari Konsep CIF dalam Bisnis Ekspor Impor Beserta Untung-ruginya

Sistem Bank Indonesia

BI Fast juga memiliki perbedaan dengan sistem pembayaran lainnya yang disediakan oleh Bank Indonesia. Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang sekarang sudah digantikan oleh Real-time Gross Settlement (RTGS) juga berhasil dikalahkan oleh BI Fast. Dalam RTGS, dana transfer baru akan didebet dari rekening setelah satu jam, dengan biaya antara Rp2.000 hingga Rp25.000 per transaksi. Namun, dengan BI Fast, semua transaksi akan berlangsung secara real-time, sehingga lebih cepat dan efisien.

Perlu diketahui bahwa saat ini BI Fast, RTGS, dan transfer online hanya dapat digunakan untuk pengiriman uang di dalam negeri. Namun, Bank Indonesia berharap ke depannya BI Fast juga dapat mengakomodasi pengiriman uang antarnegara.

Bank Apa Saja yang Sudah Menerapkan BI Fast?

Hingga bulan Maret 2023, sudah ada 106 lembaga perbankan yang menerapkan layanan BI Fast. Jumlah ini mewakili lebih dari 80% dari seluruh pangsa pasar sistem pembayaran ritel nasional. Beberapa bank yang sudah menerapkan BI Fast antara lain Bank BCA, CIMB Niaga, BRI, BTN, Bank DBS Indonesia, Bank Danamon Indonesia, Bank Permata, Bank Mandiri, Bank UOB Indonesia, BNI, BSI, OCBC NISP, Bank Permata UUS, BTN UUS, Allo Bank Indonesia, Bank Sinarmas UUS, BPD Bali, Bank Digital BCA, BPD Jawa Tengah, BPD Jateng UUS, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Commonwealth, J-Trust Bank, dan masih banyak lagi. Selain lembaga bank, KSEI juga menjadi lembaga non-bank yang menyediakan layanan BI Fast untuk mendukung digitalisasi dalam transaksi pasar modal.

Berapa Biaya Transfer dengan BI Fast?

Biaya transfer dengan menggunakan BI Fast sangat terjangkau. Hanya dengan membayar Rp2.500 per transaksi, masyarakat sudah dapat menggunakan layanan ini. Dalam perbandingan dengan metode SKNBI yang masih dikenakan biaya Rp2.900 dan transfer online dengan biaya Rp6.500, BI Fast memberikan keuntungan dalam hal efisiensi biaya.

BACA JUGA :  Bagaimana Cara Daftar Paket Internet Telkomsel?

Dengan keuntungan-keuntungan yang dimiliki oleh BI Fast, tidak heran jika semakin banyak masyarakat yang menggunakan layanan ini. Kecepatan transaksi secara real-time dan biaya yang terjangkau membuat BI Fast menjadi pilihan yang tepat dalam melakukan transaksi perbankan. Bagi masyarakat yang ingin semakin menghemat biaya transfer, dapat menggunakan aplikasi sobatcloud.com yang mendukung BI Fast dan lebih dari 100 bank di Indonesia. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi perbankan dengan cepat, aman, dan efisien.

Dengan hadirnya BI Fast, diharapkan inklusi keuangan nasional semakin meningkat. Masyarakat dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan ritel secara real-time dan efisien. Selain itu, BI Fast juga menjadi langkah maju dalam mengembangkan infrastruktur sistem pembayaran di Indonesia. Bank Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan perbankan dan menghadirkan inovasi-inovasi yang mendukung inklusi keuangan nasional. Dengan adanya BI Fast, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan semakin terbantu dalam melakukan transaksi perbankan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *