Alarm Token Listrik Berisik? Ini 3 Cara Mematikannya!

Penyebab Alarm Token Berisik

Pada bagian ini, kita akan membahas lebih detail tentang penyebab alarm token berisik. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, salah satu penyebab utama alarm token berisik adalah karena saldo token telah habis digunakan. Ketika saldo token kamu habis, maka akan ada alarm yang berbunyi sebagai tanda peringatan. Jika hal ini terjadi, solusi yang harus kamu lakukan adalah dengan segera mengisi ulang saldo token listrik kamu. Setelah saldo token terisi kembali, alarm token listrik akan berhenti dengan sendirinya.

Namun, selain karena saldo token habis, ada juga beberapa faktor teknis yang bisa menjadi penyebab alarm token berisik. Salah satunya adalah kendala teknis yang terdapat di alat Meter Prabayar (MPB). Jika kamu mengalami masalah teknis seperti ini, segeralah melapor ke kantor PLN terdekat. Kamu bisa menghubungi nomor pengaduan PLN di 123, namun jangan lupa untuk menginput nomor kode daerah terlebih dahulu. Ketika melakukan pengaduan di nomor layanan PLN tersebut, pastikan kamu menjelaskan dengan detail kronologi yang menimpa token listrik kamu. Nantinya, pihak PLN akan memberikan solusi berupa instruksi lewat panggilan telepon atau dengan mendatangkan teknisi setempat ke alamat rumah kamu.

Cara Mematikan Alarm Token Listrik

Setelah mengetahui penyebab alarm token berisik, sekarang kita akan membahas cara mematikan alarm token listrik. Ada beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mematikan alarm token listrik secara sementara sampai menemukan solusi mutakhirnya. Berikut ini adalah tiga cara yang bisa kamu lakukan:

BACA JUGA :  Wajib Tahu! Ini 5 Perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan

1. Dengan Menggunakan Angka 812

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah dengan menginput angka 812 pada meteran listrik kamu. Caranya sangat mudah, tinggal tekan angka 812, kemudian klik enter. Cara ini bisa membuat alarm token listrik kamu berhenti selama beberapa waktu, tergantung merek meteran yang kamu gunakan. Misalnya, untuk merek meteran Itron, cara ini bisa mematikan bunyi alarm hingga 10 menit lamanya. Namun, untuk merek Hexing, kamu bisa melakukan cara ini untuk mematikan bunyi alarm token listrik selama 20 menit hingga 1 jam. Jadi, cukup lama kan?

2. Dengan Menggunakan Kode 456

Cara kedua yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan kode 456. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, alarm token listrik akan berbunyi saat saldo token mendekati jumlah minimal 20 kWh. Untuk mengatasi hal ini, kamu bisa mengatur volume alarm supaya tidak terlalu mengganggu kenyamanan kamu dan penghuni lainnya. Caranya adalah dengan mengubah standar minimal daya listrik yang awalnya 20 kWh menjadi 10 kWh. Kamu tinggal menekan nomor 456 diikuti standar minimal kuota listrik yang diinginkan. Misalnya, untuk 10 kWh, kamu bisa memasukkan angka 45610, kemudian tekan tombol enter untuk menghentikan bunyi alarm token listrik.

3. Lakukan Pengisian Ulang Token Kamu

Cara ketiga yang bisa kamu lakukan adalah dengan melakukan pengisian ulang token listrik kamu. Pengisian token ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kamu, misalnya untuk periode satu bulan atau lebih. Namun, perlu diingat bahwa jumlah minimal top up token listrik adalah sebesar Rp20 ribu. PLN juga memiliki kebijakan tersendiri mengenai batas pengisian token listrik, yaitu 720 jam, yang disesuaikan dengan jatah daya listrik kamu. Misalnya, jika kamu mempunyai kapasitas daya listrik sebesar 900 kWh, kamu bisa membagi angka ini dengan angka 1.000. Maka, nantinya akan diperoleh hasil 0,9. Setelah itu, kalikan angka 0,9 tadi dengan 720 supaya kamu bisa memprediksi berapa kWh yang dibutuhkan dalam satu bulan. Nantinya, kamu akan memperoleh hasil 648 kWh. Kalikan angka tersebut dengan nominal Rp586 untuk mengetahui besaran biaya listrik yang dibutuhkan selama satu bulan. Jadi, kamu kira-kira harus isi ulang token listrik sekitar Rp380 ribuan.

BACA JUGA :  Panduan Lengkap Top Up LinkAja di Alfamart Beserta Biayanya

Isi Ulang Token Listrik Lebih Mudah Pakai sobatcloud.com!

Setelah mengetahui perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk mengisi token listrik selama satu bulan, saatnya melakukan isi ulang dengan aplikasi sobatcloud.com! Mengapa harus menggunakan aplikasi sobatcloud.com? Karena selain bisa digunakan untuk berbagai transaksi keuangan, sobatcloud.com juga bisa kamu gunakan untuk isi ulang token listrik. Caranya sangat mudah, tinggal klik menu Token Listrik, masukkan nomor ID kamu, dan tuliskan besaran nominal pengisiannya. Setelah proses verifikasi selesai, token listrik kamu sudah bisa digunakan.

Dengan menggunakan aplikasi sobatcloud.com, kamu tidak perlu repot-repot pergi ke loket pembayaran atau antri di ATM. Semua bisa kamu lakukan dengan cepat dan praktis melalui smartphone kamu. Selain itu, aplikasi sobatcloud.com juga memiliki fitur-fitur lain yang sangat berguna, seperti pembayaran tagihan, transfer uang, pembelian pulsa dan paket data, serta masih banyak lagi. Jadi, tidak hanya untuk isi ulang token listrik, aplikasi sobatcloud.com bisa menjadi solusi lengkap untuk semua kebutuhan keuangan kamu.

Yuk, download aplikasi sobatcloud.com sekarang juga melalui App Store atau Google Play Store! Dapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam mengatur keuangan kamu dengan menggunakan sobatcloud.com. Jadi, kamu tidak perlu bingung lagi jika bunyi alarm token listrik terdengar. Cukup lakukan tiga cara di atas dan jangan lupa untuk isi ulang token listrik kamu pakai sobatcloud.com!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *