Akuntansi Anggaran: Pengertian, Fungsi, Tujuan, beserta Contohnya

Pengertian Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran merupakan bagian yang sangat penting dalam aktivitas keuangan perusahaan. Keberadaan akuntansi anggaran memainkan peran yang vital dalam menjaga keseimbangan keuangan dan efisiensi pengeluaran perusahaan. Tanpa adanya catatan akuntansi anggaran yang baik, perusahaan dapat menghadapi berbagai masalah, seperti biaya yang tidak terkendali, kebutuhan yang tidak terpenuhi, dan kesulitan dalam mengendalikan keuangan perusahaan.

Dalam pengertian yang lebih spesifik, akuntansi anggaran dapat diartikan sebagai catatan keuangan yang berisi daftar perencanaan pengeluaran beserta perkiraan biayanya. Catatan ini kemudian dibandingkan dengan pengeluaran yang sebenarnya atau yang telah terealisasi. Dengan adanya catatan ini, perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah biaya yang dibutuhkan untuk suatu keperluan dan membandingkannya dengan biaya yang sebenarnya terjadi. Selisih antara biaya perkiraan dan biaya sebenarnya ini akan memberikan informasi yang sangat berharga dalam mengelola keuangan perusahaan.

Fungsi Akuntansi Anggaran

Akuntansi anggaran memiliki beberapa fungsi penting dalam aktivitas perusahaan. Fungsi-fungsi ini berperan sebagai pedoman kerja, alat koordinasi, serta alat pengendalian atau pengawasan. Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai fungsi-fungsi tersebut.

Pedoman Kerja

Salah satu fungsi utama dari akuntansi anggaran adalah sebagai pedoman kerja bagi seluruh pegawai di perusahaan. Setiap pegawai diharapkan dapat mengacu pada anggaran yang telah disusun dalam melaksanakan tugasnya. Anggaran ini akan menjadi penunjuk arah untuk mencapai target-target tertentu yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, penyusunan anggaran harus dilakukan secara matang di awal tahun untuk periode waktu satu tahun ke depan. Dengan memiliki pedoman yang jelas, setiap pegawai dapat bekerja dengan lebih efisien dan efektif.

BACA JUGA :  Ini Cara Mengelola Arus Kas Bisnis Insuretech

Alat Koordinasi

Selain sebagai pedoman kerja, akuntansi anggaran juga berfungsi sebagai alat koordinasi dalam bekerja. Keberadaan catatan yang berisi anggaran keuangan menjadi media koordinasi antara satu bagian dengan bagian lain di perusahaan. Melalui catatan anggaran ini, setiap bagian dapat mengkoordinasikan tindakan dan rencana yang akan dilakukan. Dengan adanya akuntansi anggaran yang telah ditetapkan, tercipta kerja sama yang baik antara seluruh pegawai dalam mencapai tujuan perusahaan.

Alat Pengendalian atau Pengawasan

Fungsi lain dari akuntansi anggaran adalah sebagai alat pengendalian atau pengawasan dalam perusahaan. Catatan anggaran akan menjadi bahan pembanding atau tolok ukur untuk melakukan evaluasi terhadap terealisasinya suatu kegiatan perusahaan di masa mendatang. Dengan membandingkan anggaran dengan realisasi yang telah terjadi, perusahaan dapat mengidentifikasi perbedaan antara perkiraan dan kenyataan. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan dan memastikan bahwa kegiatan perusahaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Tujuan Utama Akuntansi Anggaran

Menurut laman akuntansi.uma.ac.id, teknik akuntansi anggaran sebenarnya lebih cocok untuk digunakan pada sektor publik. Salah satu tujuan utamanya adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas anggaran yang telah digunakan. Di sektor publik, penggunaan anggaran harus dijelaskan dan dipertanggungjawabkan kepada publik. Namun, teknik akuntansi ini juga tetap dapat digunakan dalam kegiatan perusahaan swasta dengan tujuan yang sama, yaitu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dana perusahaan.

Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban, ada beberapa tujuan lain dari penyusunan anggaran dalam akuntansi. Berikut adalah tujuan-tujuan tersebut:

1. Untuk Meningkatkan Skill Setiap


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *